Gempa di Donggala

BNPB Sebut Bantuan Makanan, Obat-obatan dan Pakaian Paling Mendesak untuk Korban Gempa di Sulteng

Sutopo menyampaikan jumlah korban yang meninggal sudah mencapai 844 orang.

BNPB Sebut Bantuan Makanan, Obat-obatan dan Pakaian Paling Mendesak untuk Korban Gempa di Sulteng
Twitter @cherryltanzil
Anak kecil digendong Mensos usai ditemukan di saluran air pasca Gempa 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Sutopo Purwo Nugroho mengatakan korban akibat gempa bumi dan tsunami di Kota Palu dan Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah (Sulteng), masih sangat memerlukan bantuan.

Bantuan mendesak yang dibutuhkan disaat tanggap darurat bencana yang menimpa wilayah Sulawesi Tengah ini berupa makanan, air bersih, obat obatan dan pakaian.

Selain itu untuk layanan kesehatan, diperlukan obat-obatan seperti betadin, alkohol pembersih luka, P3K, obat batuk, obat paracetamol, tenda pengungsi, terpal, selimut, veltbed, dan alat penerangan.

Sutopo menyampaikan jumlah korban yang meninggal sudah mencapai 844 orang. Terdiri dari 821 (744 sudah teridintifikasi) ditemukan di Kota Palu, 11 orang di Kabupaten Donggala dan 12 orang di Kabupaten Parigi Mautong.

"Korban meninggal dunia disebabkan oleh tertimpa reruntuhan bangunan akibat gempa dan akibat tsunami," kata Sutopo Purwo Nugroho.

Menurut Sutopo korban meninggal dunia segera dimakamkan secara layak setelah dilakukan identifikasi melalui DVI, face recognition dan sidik jari. Data korban di DVI Polda Palu.

Adapun jumlah korban hilang 90 orang, korban luka berat 632 orang dirawat di rumah sakit. Sementara pengungsi mencapai 48.025 jiwa yang tersebar di 103 titik.(*)

(Tribun Timur Hasan Basri)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved