Breaking News:

Gempa di Donggala

Remaja Ini Bertahan Hidup Usai Tertimbun Bangunan 2 Hari, Ditemukan Sedang Memeluk Jasad Ibunda

Remaja perempuan berusai 17 tahun ini ditemukan bertahan hidup selama 2 hari dalam keadaan sedang berpelukan dengan jasad ibunda

Penulis: Uyun | Editor: Vivi Febrianti
dok. Humas Basarnas Banjarmasin
Nurul yang berhasil dieakuasi usai tertimbun 2 hari 

Usai Nurul berhasil diselamatkan, tim SAR pun berusaha untuk mengeluarkan jasad ibunda Nurul.

Nurul merupakan satu korban selamat dan masih hidup dari bencana gempa dan tsunami yang menerjang Perumnas Balaroa di Kecamatan Palu Selatan.

Sempat Digendong Mensos Usai Ditemukan di Saluran Air Pasca Gempa, Anak Ini Dapat Kabar Gembira

"Ada 90 sampai 100-an orang sudah dipastikan meninggal dunia berdasarkan laporan warga, diperkirakan masih banyak lagi korban, ratusan bahkan ribuan warga tertimbun yang tidak bisa kita angkat," ujar Lurah Balaroa, Rahmatsyah kepada salah satu media televisi.

Rupnya, pasca gempa berkekuatan 7,7 SR di Palu, Sulawesi Tengah, Perumnas Balaroa yang berada Perumahan Balaroa, Kabupaten Sigi merupakan satu dari beberapa wilayah yang terkena dampak gempa namun belum mendapat penanganan.

Ratusan rumah di perumnas itu dikabarkan rata dengan tanah, bahkan amblas 20 meter akibat gempa tersebut.

Pasalnya, jarak dari pusat kota ke lokasi tersebut sekitar 4-5 meter.

"Lokasinya di kawasan berbukit, kondisinya lereng dan langsung amblas, menurut warga ini lebih dari 10 hektare ada lebih dari 4 RW, belum ada penanganan yang berarti," jelas sang lurah.

"Penanganan sampai sekarang dari pemerintah daerah atau pemerintah pusat belum ada sama sekali yang hadir, kami butuh sekali logistik, tenda, air, kantung mayat, sepertinya mayat ada ratusan," jelasnya.

Ia menjelaskan, di wilayahnya ada sekitar 900 kepala keluarga, dan hampir semuanya rumah hancur dan amblas 20 meter ke bawah.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved