Breaking News:

Bangun Shelter Baru, Dishub Kota Bogor Akui Shelter Lama Tidak Terpakai

Kondisi itu dikarenakan halte bus yang sudah direnovasi tersebut hingga saat ini belum juga digunakan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Shelter Transpakuan di Jalan Raya Tajur, Kota Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Halte Bus transpakuan yang sudah di renovasi di Jalan Pajajaran hingga ke Jalan Raya Tajur, Kota Bogor kondisinya terbangkalai.

Kondisi itu dikarenakan halte bus yang sudah direnovasi tersebut hingga saat ini belum juga digunakan.

Hal itu pun diakui oleh Dinas Perhubungan Kota Bogor.

Kepala Seksi Teknik Prasarana Dinas Perhubungan Kota Bogor Adhi Bagus mengatakan bahwa awalnya renivasi halte untuk memfasilitasi bus transpakuan.

Namun rupanya bus transpakuan rute Bubulak Ciawi hingga detik ini belum juga beroprasi.

"Diperbaiki itu kan untuk Transpakuan, tapi ternyata Transpakuannya tidak jalan-jalan," katanya.

Parahnya lagi halte tersebut pun beberapa kali menjadi sasaran aksi vandalisme.

"Kesadaran masyarakat juga masih rendah kita sudah perbaiki dicoret lagi di pecahin lagi kacanya, sekarang itu sudah kita pasang spanduk larangan dan sanksinya, ke depan sudah saya usulin pasang CCTV," katanya.

Meski halte halte tersebut belum berfungsi, tahun ini Dishub pun kembali membangun selter di sejumlah titik.

Adhi mengatakan ada 15 sehlter yang sedang dalam proses pembangunan dengan anggaran mencapai Rp 1,3 miliar.

Menurutnya shelter yang sedang dalam proses pembangunan tersebut sebagai sarana dan prasarana program reroutig angkutan kota.

Karena kata Adhi untuk melakukan rerouting diperlukan persiapannsarana dan prasarananya.

"Iya kalau sekarang belum, karena harus dibangun dulu sarana prasarananya, nanti kedepannya akan digunaka noleh angkot modern," ujarnya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved