Gempa di Donggala
Ibunya Meninggal dan Ayahnya di Rumah Sakit Akibat Gempa, Bocah di Palu Ini Ingin Ikut dengan Jokowi
Seorang wanita yang berdiri di dekat mobil Jokowi kemudian menjelaskan kalau ibu anak itu sudah meninggal dunia, sementara ayahnya ada di rumah sakit
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Soewidia Henaldi
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden Joko Widodo tampak mengajak seorang anak untuk berbincang dan memberikan makanan ringan di mobil kepresidenan, saat melihat proses evakuasi di sekitar Hotel Roa Roa, Sulawesi Tengah, Rabu (10/3/2018).
Dilihat dari tayangan Kompas TV, Jokowi mengajak bocah berkaus belang-belang putih biru itu untuk menuju ke mobilnya.
Jokowi kemudian memberikan beberapa makanan ringan kepada bocah itu.
"Nih, bawa ya," kata Jokowi sambil memberikan makanan ringan.
Ia bahkan mempersilahkan sang bocah untuk memilih sendiri makanan apa yang ia inginkan.
"Mau yang mana lagi?," tanya Jokowi.
"Sudah," jawabnya.

Seorang wanita yang berdiri di dekat mobil Jokowi kemudian menjelaskan kalau ibu anak itu sudah meninggal dunia, sementara ayahnya ada di rumah sakit karena mengalami luka akibat gempa.
Sambil memegang beberapa makanan yang diberikan oleh Jokowi, ia tampak menanyakan kepada Jokowi apakah dirinya boleh ikut atau tidak.
Jokowi pun kemudian mengatakan pada sang anak untuk menunggu saja di rumah, dan bersekolah.
Namun sang anak mengungkapkan kalau dirinya tidak bisa sekolah.
"Tidak bisa sekolah, kan sekolahnya rusak," ujarnya kepada kakek Jan Ethes tersebut.
Kemudian Jokowi berjanji akan memperbaiki sekolahnya agar sang anak bisa belajar lagi.
• Disebut Dokter Revolusi Mental, Tompi Tantang Fadli Zon Pertemukan Dia Dengan Ratna Sarumpaet
• Soal Spekulasi Penyebab Wajah Ratna Sarumpaet Bonyok, Tompi : Perlu Gue Kasih Contoh Memar Oplas?
Sang anak kemudian menuruti perkataan Jokowi, dan ia turun dari mobil sang Presiden lalu kembali ke bibinya.

Dalam wawancara dengan wartawan, Jokowi mengatakan, masih ada sekitar 30 korban yang terjebak di reruntuhan Hotel Roa Roa.