Gempa di Donggala

Update Korban Bencana di Sulteng, BNPB: 1.649 Orang Meninggal Dunia

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, hingga Sabtu (6/10/2018) pukul 13.00 WIB

Update Korban Bencana di Sulteng, BNPB: 1.649 Orang Meninggal Dunia
Kompas.com/ANTARA FOTO/AKBAR TADO
Sejumlah anggota Basarnas dan TNI melakukan evakuasi korban gempa di Hotel Roa- Roa, Palu, Sulawesi Tengah, Kamis (4/10/2018). Memasuki enam hari tim evakuasi sudah menemukan korban jiwa sebanyak 23 orang.(ANTARA FOTO/AKBAR TADO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Badan Penanggulangan Bencana (BNPB), kembali melansir data terkini korban jiwa yang disebabkan oleh musibah gempa dan tsunami yang melanda Kota Palu, Sulawesi Tengah dan wilayah terdampak lainnya.

Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Sutopo Purwo Nugroho menyampaikan, hingga Sabtu (6/10/2018) pukul 13.00 WIB, sebanyak 1.649 orang meninggal dunia di Kota Palu dan wilayah terdampak lainnya akibat gempa dan tsunami.

"Total hingga siang ini, 1.649 orang meninggal dunia. Yang tersebar di Kabupaten Donggala, Kota Palu, Parigi Moutong, dan Pasang Kayu," ujar Sutopo di Graha BNPB, Jakarta Timur, Sabtu (6/10/2018).

Total 1.649 orang meninggal dunia, terdiri dari :
1. Kabupaten Donggala : 159 orang meninggal dunia
2. Kota Palu : 1.413 orang meninggal dunia
3. Sigi : 64 orang meninggal dunia 
4. Parigi Moutong : 12 orang meninggal dunia 
5. Pasangkayu, Sulawesi Barat : 1 orang

Sutopo menjelaskan bahwa 1.649 jenazah yang ditemukan dan diidentifikasi tersebut sudah dimakamkan di TPU Paboya, TPU Pantoloan, pemakaman keluarga, dan sejumlah TPU lain.

Selain itu, saat ini korban luka berat sebanyak 2.549 orang, yang dirawat di sejumlah rumah sakit yang berada di Kota Palu dan sekitarnya.

Sedangkan jumlah pengungsi menurun dari data pada hari sebelumnya, yaitu sebanyak 62.359 orang yang tersebar di 147 yang berada di Kota Palu dan sekitarnya.

"Ada penurunan jumlah pengungsi, karena sudah ada yang kembali ke rumah atau dievakuasi ke wilayah lain," ujar Sutopo.

(TribunJakarta.com, Nawir Arsyad Akbar) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved