Plaza Bogor Akan Ditata Ulang, Pedagang Direlokasi Demi Lahan Parkir

rencana green city di area Suryakancana dan Palza Bogor kata Sony direncanakan akan dibangun ruang terbuka hijau.

Plaza Bogor Akan Ditata Ulang, Pedagang Direlokasi Demi Lahan Parkir
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Plaza Bogor 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah Kota Bogor berencana akan melakukan penataan ulang kawasan Suryakancana.

Rencana penataan tersebut juga akan dilakukan pada area Plaza Bogor.

Untuk itu para pedagang yang berada di lokasi pun terancam dipindahkan.

Kepala Bidang Fisik dan Prasaran Badan Perencanaan Daerah Kota Bogor Sony Rijadi mengatakan bahwa akan ada rencana optimalisasi beberapa titik sekitar wilayah Plaza Bogor.

"Bapeda itu kan namanya badan perencanaan, kita mengevaluasi beberapa titik yang bisa dioptimalkan sehingga penaataan ini lebih smart kedepan," ujarnya.

Terkait dengan rencana green city di area Suryakancana dan Palza Bogor kata Sony direncanakan akan dibangun ruang terbuka hijau.

Selain itu juga akan dibangun beberapa fasilitas diantaranya fasilitas parkir serta barang dan jasa.

"Terkait dengan rencana green city yang tadinya bangunan gedung plaza bogor kita rencanakan di atasnya itu untuk ruang terbuka hijau, seingat saya nanti akan ada fasilitas parkir dan beberapa kaitan dengan kepentingan perdagangan dan jasa tapi tidak besar," katanya Selasa (9/10/2018).

Bukan hanya itu parkir juga akan di bangun di belakang Pasa Bogor.

Sementara itu kata Sony untuk para pedagang bisa lebihdioptimalkan di beberapa pasar di Kota Bogor diantaranya di Pasae sukasari dan Pasar Jambu Dua.

Sony menjelaskan bahwa pemerintah tidak akan menghilangkan pedagang hanya dilakukan penataan ulang

"Kemudian bagaiamana yang menyangkut pedagang dalam fase sementara menurut saya bisa dimanfaatkan dan dioptimalkan seperti Pasar Sukasari, Pasar Jambu Dua atau pasar Tekum yg terpenting kita tidak memindahkan begitu saja tapi menyediakan akses yang cukup, di dalam menata itu tidak menghilangkan tapi ditata ulang," ujarnya

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved