Jembatan Jalan Sabilillah di Citeureup Dipenuhi Sampah, Lihat Kondisinya

Tak heran jika pemandangan sampah itu menjadi objek oleh pengendara yang merasa terganggu.

Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Damanhuri
TribunnewsBogor.com/Afdhakul Ikhsan
Kondisi diatas jembatan Jalan Sabilillah, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor yang penuh dengan sampah hingga berserakan ke badan jalan, Senin (15/10/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CITEUREUP - Tumpukan sampah yang berserakan hingga ke badan jalan menjadi pemandangan yang kerap dilihat oleh warga yang bermukim diwilayah Desa au tak sedap sering dirasakan oleh warga Desa Tarikolot Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.

Menurut warga sekitar, kondisi yang kumuh tersebut sudah berlangsung sejak lama sehingga membuat warga merasa terganggu.

Seperti yang terlihat di atas jembatan Jalan Sabilillah, Desa Tarikolot, Kecamatan Citeureup Kabupaten Bogor banyak sampah berserakan di tepian jembatan hingga ke badan jalan.

Sampah plastik yang didominasi berisi limbah rumahtangga itu tampak berserakan.

Tak hanya diatas jembatan, bahkan warga yang tak bertanggungjawab itu membuang sampahnya hingga ke bawah jembatan atau aliran sungai.

Otomatis, warga yang bermukim tak jauh dari lokasi jembatan yang penuh sampah itu menjaid kena imbasnya.

"Warga sini pada ngeyel mas sudah dibilangin berkali-kali. Kan kami yang kena dampak sampah ini," ucap Ujang (58) kepada TribunnewsBogor.com, Senin (15/10/2018).

Menurutnya, tumpukan samaph bukan hanya dibagian atas jembatan saja namun juga dialiran sungai cikedu yang berada di bawah jembatan.

"Sering numpuk dipinggir jalan ini bahkan sampai ke bawah jembatan ini," ungkapnya sambil menunjuk Sungai Cikedu yang menghubungkan Desa Tarikolot dan Desa Citeureup, Kabupaten Bogor.

Ia berharap, warga sampah-sampah tersebut segar diangkut oleh petugas dan menindak warga yang membuang sampah sebarangan.

"Bukan cuma bau, tapi jadi banyak lalat juga," kata dia.

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved