Pilpres 2019

Jusuf Kala Katakan Kampanye Negatif Sulit Dihindari Selama Mengemukakan Fakta

Sedangkan kampanye positif yakni mengemukakan program-program milik calon itu sendiri.

Jusuf Kala Katakan Kampanye Negatif Sulit Dihindari Selama Mengemukakan Fakta
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wakil Presiden RI, Jusuf Kalla meresmikan gedung baru di Rumah Sakit PMI Bogor, Sabtu (11/3/2017) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Wakil Presiden, Jusuf Kalla, menilai sulit untuk menghindari kampanye negatif selama ajang pesta demokrasi.

Menurut dia, kampanye negatif sulit dihindari selama apa yang disampaikan menunjukkan fakta dan data.

"Kalau kampanye positif bagus, tetapi kampanye negatif kadang-kadang susah dihindari, karena selama dia mengemukakan fakta," ujar Jusuf Kalla di Kantor Wakil Presiden, jakarta Pusat, Selasa (16/10/2018).

Dia menjelaskan, kampanye negatif adalah kampanye yang mengemukakan kesalahan lawan calon tapi berdasarkan data dan fakta.

Sedangkan kampanye positif yakni mengemukakan program-program milik calon itu sendiri.

"Kemudian kampanye hitam. Itu yang bikin fitnah," kata dia.

Melihat klasifikasi jenis kampanye, dia mengibaratkan seperti permainan bulu tangkis.

Sehingga, seorang pebulutangkis atau peserta pemilu tidak boleh melakukan kesalahan.

"Politik itu kayak main bulutangkis. You dapat poin kalau you smash benar. Nah, tapi juga dapat poin kalau lawan salah, artinya untuk kampanye ini berbuatlah yang positif dan jangan bikin kesalahan," kata dia.

 (Tribunnews.com, Glery Lazuardi)

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved