Breaking News:

Bocah Tewas Disiksa

Bocah Dua Tahun Tewas Disiksa Pacar Ibunya, Pemilik Kos Akan Usir Ibu Korban

Selama satu bulan belakangan, korban berinisial B tinggal bersama ibunya, DS dan pelaku penyiksaan, Gian Navarra Gunawan alias Dion (28).

TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Gian Navarra Gunawan alias Dion, pelaku kekerasan terhadap B (2), anak kekasihnya di kos-kosan 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR UTARA - Seorang bocah berusia dua tahun tewas disiksa pacar ibunya di sebuah kosan di RT 4/15, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa (16/10/2018).

Selama satu bulan belakangan, korban berinisial B tinggal bersama ibunya, DS dan pelaku penyiksaan, Gian Navarra Gunawan alias Dion (28).

Anak pemilik kos, Rully Ismayani mengatakan akan mengusir DS dari kosannya meski tidak menjadi  tersangka dalam kasus pembunuhan ini.

Hal ini dikarenakan mereka mereka belum menyerahkan data diri identitas.

"Kalau misalnya DS dan pacarnya itu tidak terkena kasus ini, saya akan tetap mengusirnya. Saya memberi waktu satu bulan kan sampai mereka menyerahkan data diri, misalnya KTP, buku nikah, dan lain-lain. Data ini yang nanti akan saya serahkan ke Ketua RT. Kalau misalnya ada masalah, saya mudah memberitahu Ketua RT karena data sudah diberikan," kata , di RT 4 RW 15, Kelurahan Bantarjati, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor, Selasa (16/10/2018).

barang-barang milik keluarga korban bocah 2 tahun yang tewas disiksa pacar ibunya
barang-barang milik keluarga korban bocah 2 tahun yang tewas disiksa pacar ibunya (TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu)

Barang-barang DS masih akan disimpan terlebih dahulu.

Ia menuturkan barang-barang milik ibu balita yang tewas karena dianiaya pacarnya, masih tersimpan di kontrakannya.

Rully mengatakan DS belum kembali ke kontrakannya sejak Minggu (14/10/2018) kemarin dari rumah sakit Azra, Kecamatan Bogor Utara, Kota Bogor.

"Sebagian barang DS dan pacarnya yang menjadi tersangka dibawa polisi untuk dijadikan barang bukti. Kunci kamar kosan juga dibawa polisi," katanya.

Ismayani menambahkan, beberapa barang DS dan pacarnya, Gian Navarra Gunawan alias Dion (28) yang masih tersimpan yakni beberapa pakaian DS dan anaknya, B (2), sendal korban, kompor, kasur, speaker, dispenser, piring, tikar, dan rak sepatu.

"Mereka mengekos disini baru sekira tiga mingguan, yakni dari 21 September 2018 lalu," imbuhnya.

Namun, bila DS kembali ke kontrakan, dikatakan Ismayani, ia akan meminta DS untuk angkat kaki dari kontrakannya.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved