Baznas Kota Bogor Akan Buat Warung Ummat Berbasis Aplikasi

Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor membuat inovasi dalam bidang ekonomi produktif melalui program warung umat berbasis aplikasi.

Baznas Kota Bogor Akan Buat Warung Ummat Berbasis Aplikasi
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor 

Laporan Wartaaan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Bogor membuat inovasi dalam bidang ekonomi produktif melalui program warung umat berbasis aplikasi.

Nantinya warung umat itu direncakan akan disebar di wilayah Kota Bogor.

Komisioner Baznas Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Rusli Saimun mengatakan, bahwa Baznas Kota Bogor mengalokasikan 45 persen bantuan untuk bidang ekonomi produktif.

Oleh karena itu, dibuatlah inovasi terbaru bagi penerima manfaat atau fakir miskin yang ingin meningkatkan taraf hidupnya melalui warung umat basis aplikasi.

Pada tahun lalu, Baznas sendiri telah melakukan intervensi terhadap 18 kelompok dengan memberikan bantuan dana mencapai sebesar Rp90 juta.

"Nah, sekarang ini pola bantuan diubah mereka tidak lagi menerima uang tapi berupa barang-barang kebutuhan pokok untuk dijual yang dikontrol melalui aplikasi," katanya Sabtu (20/10/2018),di gedung Pusat Pengembangan Islam Bogor (PPIB) saat pembekalan dan pelatihan.

Nantinya selain berfungsi untuk mengontrol, kata Rusli, aplikasi ini juga menjadi sarana untuk meminta kebutuhan barang-barang yang laku terjual kepada Baznas.

"Karena ini berbasis majelis taklim jadi besarannya tergantung kesepakatan kelompok, misalnya 2.000 rupiah per hari yang dikumpulkan oleh ketua kelompok, tiga bulan kedepan, jika dianggap sudah bagus maka akan dikerjasamakan  dengan bank syariah atau koperasi syariah sehingga mereka memiliki tabungan disamping berjualan," ujarnya.

Menurutnya, warung umat berbasis aplikasi ini bisa disebut satu-satunya program yang digulirkan Baznas Kota Bogor di seluruh Jawa Barat bahkan yang pertama di Indonesia.

"Kita akan jadikan Kota Bogor pilot projects program ini, Baznas pusat pun sangat menyambut baik, dan akan melihat perkembangannya, jika dinilai berjalan bagus, dari pusat akan ada intervensi bekerjasama dengan pihak distributor," katanya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved