Breaking News:

Makan dalam Porsi Besar dan Makan Makanan Pedas Bikin Metabolisme Jadi Lambat

Kita mungkin sering mendengar seseorang mengeluhkan berat badannya gampang naik karena metabolisme tubuhnya lambat

Editor: Vivi Febrianti
net
Ilustrasi 

TRIBUNNEWSBOGOR. COM - - Seberapa cepat metabolisme tubuh kita membakar makanan yang diasup menjadi energi atau menyimpannya sebagai lemak, sangat bervariasi setiap orang.

Namun, orang cenderung menyamaratakan setiap orang.

Kita mungkin sering mendengar seseorang mengeluhkan berat badannya gampang naik karena metabolisme tubuhnya lambat, atau tips untuk meningkatkan metabolisme.

Walau begitu, yakinkah kita bahwa apa yang kita ketahui tentang metabolisme itu sebuah fakta atau mitos menyesatkan? Cari tahu jawabannya di bawah ini:

1. Makan dalam porsi besar memperlambat metabolisme

Banyak yang menganjurkan agar kita menghindari makan dalam porsi besar dalam satu waktu karena dianggap tak 'bersahabat' dengan metabolisme.

Faktanya, melakukan itu bukan lah sebuah masalah bagi metabolisme--atau menghambat.

Menurut pakar diet Maggie Michalczyk, ada mitos yang mengungkapkan makan makanan kecil sepanjang hari lebih baik untuk metabolisme, daripada tiga kali makan besar.

"Mengubah pola makan sebenarnya tidak banyak mengubah metabolisme atau efek thermic (efek yang berguna mencerna dan menyerap makanan) dari makanan--hanya karena makanan yang diasup lebih kecil," katanya.

Faktanya, makan dalam porsi kecil tapi sering, justru mengakibatkan seseorang akan makan lebih banyak tergantung pada ukuran porsi makanan tersebut.

Halaman
1234
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved