Breaking News:

Polemik Dana Kelurahan

Dana Kelurahan Presiden Jokowi Jadi Polemik, Bima Arya: Sangat Dibutuhkan Masyarakat

Pemerintah pusat berencana akan memberikan dana bagi Kelurahan yang akan dilakukan pada 2019 mendatang.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Wali Kota Bogor Bima Arya 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Pemerintah pusat berencana akan memberikan dana bagi Kelurahan yang  akan dilakukan pada 2019 mendatang.

Namun rupanya rencana tersebut menjadi polemik, karena tahun 2019 merupakan tahun politik.

Menanggapi polemik tersebut, Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mengatakan, daerah sangat membutuhkan dana tersebut sama seperti program dana desa yang sudah dijalankan terlebih dahulu.

"Pada pertemuan antara Presiden dengan para wali kota di Istana Bogor bulan Juli lalu, Presiden memberi kesempatan kepada kami (Apeksi) untuk curhat, tentunya momen itu kami gunakan untuk sampaikan  beberapa hal yang jadi atensi bersama," kata Bima yang juga menjabat Wakil Ketua Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (Apeksi).

Bima menjelaskan, saat itu dirinya bersama wali kota Jambi Syarif Fasha diminta anggota Apkesi lainnya untuk menjadi juru bicara dalam sesi pertemuan dengan presiden tersebut.

"Kami sampaikan beberapa hal penting seperti kewenangan pengelolaan SMA dan SMK, pengangkatan guru honorer K2, evaluasi sistem zonasi penerimaan siswa, kewenangan pemeliharaan jalan, serta permohonan dana untuk kelurahan," ucapnya.

Menurutnya para walikota menyampaikan kepada Presiden bahwa saat ini mayoritas penduduk tinggal di perkotaan.

Sandiaga Uno Sebut Udang di Balik Batu Dana Kelurahan, Ruhut Sitompul : Agar Citranya Tidak Jeblok

Karena itu menurutnya penting untuk kelola tren urbanisasi dengan baik.

"Jangan sampai problem perkotaan seperti kemiskinan, pengangguran, kesenjangan ekonomi kemudian meledak mengancam kebersamaan dan stabilitas nasional," katanya

Menurutnya saat itu Presiden Jokowi pun langsung memberikan respon.

Pemerintah Kota Bogor Sambut Baik Usulan Sri Mulyani Soal Dana Kelurahan

"Saat itu presiden spontan berkata 'oh iya, belum ada ya anggaran khusus untuk kelurahan? Kami jawab, belum, kemudian Presiden bilang, baik akan saya kaji dan koordinasikan, sambil beliau catat, saat itu presiden didampingi Mensesneg Pratikno," ujarnya.

Terlepas dari isu politik di tahun politik, kata Bima, bagi kami para walikota anggaran untuk kelurahan tadi adalah kebijakan yang memang ditunggu.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Vivi Febrianti
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved