Soal Dana Saksi Dibiayai APBN, Begini Kata Prabowo Subianto

Tidak mahalnya ongkos politik menurut Prabowo seperti yang diterapkan di sejumlah negara.

Soal Dana Saksi Dibiayai APBN, Begini Kata Prabowo Subianto
Kompas TV
Prabowo Subianto saat diwawancarai Rosiana Silalahi di program Rosi di Kompas TV, Senin (28/11/2016) malam. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto setuju bila dana saksi pada Pemilu Legilatif dan Pemilu Presiden 2019 dibebankan pada negara.

Dengan seperti itu menurutnya, biaya politik menjadi tidak mahal.

"Saya setuju, kita harus bikin sistem politik indonesia engga mahal," ujar Prabowo di Stadion Klender, Jakarta Timur, Rabu, (24/10/2018).

Tidak mahalnya ongkos politik menurut Prabowo seperti yang diterapkan di sejumlah negara. Di Inggris menurutnya, biaya untuk menjadi anggota dewan hanya mengeluarkan biaya Rp 4 juta rupiah.

"Jadi anggota parlemen, siaran TV untuk semua calon dianggap public service enggak boleh dikutip uang. Baliho baliho ditentukan juga gak boleh diikutip uang selama kampanye," katanya.

Dengan seperti itu menurutnya, maka terpilihnya anggota legislatif bukan karena uang melainkan berdasarkan kemampuan.

"Jadi setiap usaha untuk mengurangi ongkos poltiik saya setuju. Ini juga mengurangi segala macam, korupsi, ini itu ini," katanya.

Meskipun demikian Prabowo mengatakan bahwa biaya politik yang dibebankan kepada negara harus proporsional sehingga tidak membebani keuangan negara.

(Tribunnews, Taufik Ismail) 

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved