Polemik Ratna Sarumpaet

HP Disita Polisi, Nanik S Dayang Lebih Santai Saat Akan Dikonfrontasi dengan Dahnil Anzar

Nanik S Deyang kembali menjalani pemeriksaan kasus dugaan hoaks Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya

Fahdi Fahlevi/Tribunnews.com
Nanik S Deyang 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Sikap berbeda diperlihatkan Wakil Ketua BPN Prabowo-Sandiaga, Nanik S Deyang saat kembali memenuhi panggilan polisi kasus dugaan hoaks Ratna Sarumpaet di Polda Metro Jaya.

Nanik S Deyang diketahui kembali diperiksa penyidik Polda Metro Jaya dalam kasus dugaan hoaks Ratna Sarumpaet.

Nanik S Deyang mejalani pemeriksaan kedua sebagai saksi kasus dugaan hoaks Ratna Sarumpaet di Polda Metro jaya, Jumat (26/10/2018).

Polisi juga sudah menyita Handphone (HP) milik Nanik S Dayeng sebagai barang bukti.

Hal itu diperkuat dengan pernyataan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono.

Argo mengungkapkan bahwa telepon seluler (ponsel) milik Wakil Ketua BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Nanik S Deyang, disita oleh penyidik.

Argo membantah, jika pihaknya hanya meminjam ponsel tersebut.

Ia menegaskan, ponsel tersebut untuk dijadikan barang bukti kasus dugaan hoaks ratna sarumpaet yang saat ini sedang ditangani oleh polisi.

"Bukan disimpan tapi disita untuk barang bukti," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono, saat dikonfirmasi, Jumat (26/10/2018) mengutip Tribunnews.com.

Perihal penyitaan ponsel milik Nanik terungkap setelah dirinya mengisi buku kehadiran di Gedung Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda Metro Jaya.

Halaman
1234
Penulis: Damanhuri
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved