Breaking News:

Bupati Cirebon Kena OTT KPK, Ridwan Kamil Tegaskan Tidak Boleh Lagi Ada Kepala Daerah yang Mencuri

Terkait kasus tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyesali adanya kasus korupsi yang melibatkan anak buah nya itu.

Editor: Damanhuri
Tribunnews/Herudin
Ridwan Kamil 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, Rabu (24/10/2018) petang.

Bupati Cirebon Sunjaya Purwandi Sastra beserta enam orang lainnya diamankan dan dibawa ke kantor KPK di Jakarta karena diduga terlibat praktik suap terkait jual beli jabatan.

Terkait kasus tersebut, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (RK) menyesali adanya kasus korupsi yang melibatkan anak buah nya itu.

"Tidak boleh lagi ada kepala daerah yang mencuri uang rakyat, yang tidak berintegritas menyesati aturan, saya bertekad dalam kepemimpinan saya itu akan kita kawal dengan upaya-upaya," ujar RK, di Djakarta Theater XXI, Jakarta Pusat, Minggu (28/10/2018). 

RK pun mendukung penuh upaya KPK dalam memberantas kasus korupsi baik di Jawa Barat, maupun di Indonesia.

"Jadi saya mendukung semua pihak yang hari ini sedang menegakkan masalah terkait korupsi," ujar RK.

Sementara, Wakil Ketua KPK, Basaria Panjaitan, mengatakan dalam OTT Cirebon tersebut, KPK mengamankan barang bukti berupa uang dan bukti transfer uang dengan total mencapai miliaran rupiah.

Namun, kepastian jumlah barang bukti uang tersebut masih dalam penghitungan petugas.

"Diamankan 7 orang . Barang bukti berupa transfer dan uang," jelas Basaria, dalam konferensi pres, beberapa waktu lalu.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved