Akui Sedih Dengar Tuti Tursilawati Dieksekusi Mati, Ridwan Kamil Kaji Larangan Warga Jabar Jadi TKI

Ridwan Kamil pun berharap Kementrian Luar Negeri segera mengambil sikap soal kasus ini.

Akui Sedih Dengar Tuti Tursilawati Dieksekusi Mati, Ridwan Kamil Kaji Larangan Warga Jabar Jadi TKI
TribunnewsBogor.com/Naufal Fauzy
Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil saat ditemui TribunnewsBogor.com, di Parungpanjang, Kabupaten Bogor, Selasa (25/9/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Gubernur Jawa Barat ( Jabar) Ridwan Kamil akan mengkaji aturan berupa larangan bagi warga Jabar untuk menjadi tenaga kerja Indonesia ( TKI) khususnya untuk sektor informal atau tanpa keahlian seperti pembantu rumah tangga ( PRT).

Kajian itu akan dilakukan untuk menyikapi eksekusi mati TKI asal Majalengka, Tuti Tursilawati, oleh pemerintah Arab Saudi beberapa waktu lalu.

Seperti diketahui, eksekusi mati tersebut dilakukan tanpa adanya notifikasi kepada pemerintah Indonesia.

Hal itu dikatakan Ridwan Kamil saat ditemui di PT LEN Industri, Jalan Sukarno-Hatta, Rabu (31/10/2018).

"Jangka panjangnya kami bertekad lima tahun, (kami) sedang men-studi moratorium tidak boleh ada pengiriman tenaga kerja ke luar negeri yang rawan seperti ini. Sedang dikaji, saya sedih kalau begini terus. Kita harus naik kelas itu komitmennya. Beri saya waktu," kata Emil, sapaan akrabnya.

Ridwan Kamil pun berharap Kementrian Luar Negeri segera mengambil sikap soal kasus ini.

Karni Ilyas Bongkar Jawaban Bos Lion Air Rusdi Kirana Masalah Delay, Pengamat Penerbangan Protes

Di samping itu, ia juga akan menengok keluarga Tuti Tursilawati di Majalengka.

"Saya turut berduka cita dan menyesalkan karena pemerintah Saudi Arabia tidak memberikan notifikasi dan memohon karena ini relasinya antarnegara kepada Kementrian Luar Negeri untuk mengambil sikap dan tindakan yang sigap terkait masalah ini. Kepada keluarga yang ditinggalkan mohon diberi kesabaran saya akan cari waktu untuk silaturahmi juga," tuturnya.

Faktor kesejahteraan Faktor kesejahteraan memang jadi dorongan terbesar masyarakat Jabar mencari penghidupan di luar negeri.

Oleh sebab itu, Emil berkomitmen untuk meningkatkan kemandirian masyarakat dengan ragam program kesejahteraan yang sudah ia rancang.

"Juga meningkatkan kemandirian desa seperti satu desa satu perusahaan, kredit masjid maksudnya agar mereka ada kerjaan," kata dia.

"Di zaman saya jadi gubernur perusahaan-perusahaan akan didirikan supaya mereka tidak berkesusahan terus akhirnya tidak ada harapan pergi ke luar untuk mencari penghidupan. Saya kira gak begitu, kita harus lebih baik itu komitmen saya lima tahun."

Kuli Panggul Kota Bogor Pembawa Belanjaan Jokowi, Ingin Minta Doa Presiden untuk Istri yang Lumpuh

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Sedih Dengar Berita Tuti Tursilawati, Ridwan Kamil Kaji Larangan Warga Jabar Jadi TKI",
Penulis : Kontributor Bandung, Dendi Ramdhani
Editor : Aprillia Ika

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved