Breaking News:

Sanggup Minta Maaf, Pengakuan Ibu Pemilik Bayi Umur 9 Bulan yang Sebar Kabar Hoaks Penculikan Anak

Aparat kepolisian pun sudah mengamankan sejumlah warga diduga pelaku penyebar hoaks berita penculikan anak.

Penulis: Damanhuri | Editor: Damanhuri
Tribunnews.com
Ilustrasi Penculikan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Informasi hoaks soal berita penculikan anak belakangan meresahkan masyarakat.

Aparat kepolisian pun sudah mengamankan sejumlah warga diduga pelaku penyebar hoaks berita penculikan anak.

Berdasarkan data yang dihimpun TribunnewsBogor.com, ada lima orang pelaku penyebar berita hoaks kabar penculikan anak yang saat ini berurusan dengan polisi.

Warga dengan berbagai lantar belakang pekerjaan pun diciduk polisi karena dianggap telah menyebarkan informasi bohong atau hoks kabar penculikan anak melalui media sosial.

Salah satunya seorang ibu rumahtangga yang mempunyai bayi berusia 9 bulan sehingga harus berurusan dengan polisi.

Ibu muda itu diamankan karena menyebar berita hoaks kabar penculian anak diakun facebook pribadinya sehingga menjadi viral.

Melansir Tribunnews.com, sebelumnya aprat kepolisian pun telah mengamankan 4 (empat) orang warga diduga penyebar info hoaks penculikan anak.

Direktorat Tindak Pidana Siber (Dittipidsiber) Bareskrim Polri telah menangkap 4 pelaku penyebaran hoaks terkait penculikan anak, yang sempat viral di media sosial Facebook (FB), beberapa waktu lalu.

Kasubdit 2 Dittipidsiber Bareskrim Kombes Pol Rickynaldo Chairul mengatakan penangkapan dilakukan di lokasi berbeda pada tanggal 1-2 November 2018.

"Penangkapan itu kami lakukan di daerah Kemang, Jakarta Selatan; Cideng Jakarta Pusat; kemudian daerah Cengkareng, Tangerang; kemudian di daerah Kabupaten Bekasi," ujar Rickynaldo, di Dittipidsiber Bareskrim Polri, Cideng, Jakarta Pusat, Jumat (2/11/2018).

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved