Sopir Truk di Gunungputri Khawatir Temukan Banyak Pengemudi Masih di Bawah Umur
Sopir truk yang biasa menepi di depan Pintu Tol Gunungputri khawatir banyak sopir yang masih dibawah umur.
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Yudhi Maulana Aditama
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, GUNUNGPUTRI - Sopir truk yang biasa menepi di depan Pintu Tol Gunungputri khawatir banyak sopir yang masih dibawah umur.
Seorang sopir truk, Garianto mengaku sering menyaksikan sopir truk yang masih dibawah umur.
"Enggak cuman sering lihat tapi jumlahnya memang banyak anak dibawah umur yang menjadi sopir," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat ditemui, Jum'at (9/11/2018) dini hari.
Ia menyebut jumlah tersebut terus meningkat karena kurangnya pengawasan dari pemerintah.
"Sekarang kan bisa nembak SIM, kebanyakan nembak semua biar dapat SIM truk, di Gerbang Tol Gunungputri ini masih sering keliatan," bebernya.
• Ditanya Hotman Paris Soal Godaan Pria, Luna Maya Akui Pernah Diajak Bertemu Pejabat dengan Cara Ini
Padahal kata dia, untuk menjadi pengemudi mobil dump truk harus memiliki skill mumpuni sehingga anak dibawah umur tak bisa sembarang membawanya.
"Bawa truk kan enggak bisa sembarang harus punya skill pola pikirnya harus dewasa, kalau anak dibawah umur yang mengemudi bisa bahaya tau sendiri kan jiwa anak muda enggak pikir panjang lagi, cara bawa mobil sama parkir saja mereka belum lihai," terang pria paruh baya tersebut.
Senada, Yitno seorang sopir truk jurusan Tasikmalaya mengatakan saat ini perusahaan sudah sangat selektif dalam mempekerjakan sopir.
"Sekarang kan setiap perusahaan ada pendidikan sopirnya dan lebih ketat," ujarnya pria yang kerap beristirahat di depan Gerbang Tol Gunungputri, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.
• Mahfud MD Diminta Nasihati Rocky Gerung Soal Logika Mencerdaskan, Beri Contoh Tentang Kehidupan
Bahkan kata dia, setiap sopir harus memegang sertifikat dari hasil pendidikan tersebut.
"Pihak perusahaan menerapkan aturan bagi setiap sopir harus memiliki sertifikat. Untuk mendapatkan sertifikat itu bisa bisa sampai jutaan rupiah," tukasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/sopir-truk.jpg)