Diguyur Hujan Deras, Jembatan Penghubung Dua Kampung di Bogor Ambruk
Sampai saat ini kata dia, warga yang berada di dua kampung kesulitan untuk mengakses jembatan tersebut.
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Ardhi Sanjaya
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIOMAS - Jembatan penghubung Kampung Selahuni dan Kampung Laladon Wates, Kecamatan Ciomas, Kabupaten Bogor ambruk setelah diguyur hujan deras, Sabtu (10/11/2018) sore.
Akibatnya dua kampung itu tak bisa diakses sehingga warga harus memutar arah sejauh satu kilometer.
Ketua RT 3 Kampung Selahuni, Mukhtar mengatakan peristiwa ambruknya jembatan terjadi sekira pukul 15.00 WIB karena diguyur hujan lebat sehingga aliran sungai cukup deras.
"Tadi sore hujan sehingga aliran sungai cukup deras akibatnya jembatan ini ambruk," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com saat ditemui di lokasi.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.
"Alhamdulillah enggak ada karena kebetulan tadi memang sepi," ujarnya.
Ia mengatakan bahwa jembatan tersebut sudah terbilang tua sehingga turapnya roboh.
"Jembatan lama kang dari tahun 80 an, ditambah lagi turap ini memang sudah enggak kuat nahan aliran air sungai itu," bebernya.
Sampai saat ini kata dia, warga yang berada di dua kampung kesulitan untuk mengakses jembatan tersebut.
"Iya enggak bisa dipakai bahaya soalnya," katanya.
Senada, Ketua Rw 06 Kampung Selahuni, Ahmad Dahlan menyebut jika jembatan tersebut sulit diakses.
"Iya sejak tadi sore sudah ada imbauan agar warga tidak mengakses jembatan ini," terangnya.
Ia berharap agar pemerintah bisa segera memperbaikinya.
"Iya tadi sudah ada dari polisi, BPBD rencananya besok akan diperbaiki," ungkapnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/longsor.jpg)