Lion Air JT610 Jatuh

Operasi Pencarian Korban Lion Air JT610 Dihentikan, Ini Penjelasan Kepala Basarnas

Basarnas menghentikan proses pencarian korban Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang.

Operasi Pencarian Korban Lion Air JT610 Dihentikan, Ini Penjelasan Kepala Basarnas
Kompas.com
Petugas Basarnas melakukan patroli di lokasi kejadian jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Pantai Tanjung Pakis, Jawa Barat, Selasa (30/10/2018).(KOMPAS.com/GARRY LOTULUNG) 

Operasi pencarian korban Lion Air JT610 yang jatuh di perairan Tanjung Karawang dihentikan Basarnas. Penghentian dilakukan karena temuan semakin sedikit.

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Operasi pencarian korban jatuhnya pesawat Lion Air JT 610 di perairan Karawang, Jawa Barat, telah dihentikan Sabtu (10/11/2018) lalu.

Kepala Badan SAR Nasional Marsekal Madya M Syaugi beralasan, operasi Lion Air JT610 dihentikan karena jumlah temuan semakin sedikit.

Pada Sabtu lalu misalnya, Tim SAR tidak menemukan satu pun bagian tubuh korban penumpang Lion Air JT610

"Berdasarkan pantauan tersebut, kami dari tim SAR Basarnas pusat mengambil keputusan bahwa operasi SAR ini secara terpusat itu disudahi atau ditutup," kata Syaugi.

Operasi yang telah dilakukan sejak hari jatuhnya pesawat, yaitu pada 29 Oktober 2018 tersebut, telah menemukan sejumlah potongan tubuh korban (sebanyak 196 kantong jenazah).

Semua potongan bagian tubuh korban itu telah diserahkan ke RS Polri untuk diidentifikasi.

Syaugi berharap, proses identifikasi dapat sesuai dengan manifes pesawat, yaitu ada 181 penumpang dan 8 awak dalam pesawat nahas tersebut.

Syaugi menyebutkan, Kantor SAR Jakarta dan Bandung tetap siap menerima laporan bila nelayan atau masyarakat menemukan tanda-tanda adanya korban.

"Melaksanakannya berapa lama? Terus. Karena mereka ini setiap hari tugasnya itu siaga 24 jam. Jadi kapan pun apabila masih ada, dia akan kerjakan itu," ujar Syaugi.

Halaman
12
Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved