Lion Air JT610 Jatuh

Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 57 Korban Lion Air JT 610 Lewat Tes DNA

Tim DVI RS Polri telah memverifikasi total 189 data ante mortem, dan data 666 sampel DNA post mortem dari 195 kantong jenazah.

Tim DVI Polri Berhasil Identifikasi 57 Korban Lion Air JT 610 Lewat Tes DNA
Tribunnews.com/ Yanuar Nurcholis Majid
Kantong Jenazah korban jatuhnya pesawat Lion Air PK-LQP nomor penerbangan JT610 di JICT, Jakarta Utara, Selasa (6/11/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -  Tim DVI Polri kembali berhasil mengidentifikasi tiga orang korban Lion Air JT 610 lewat pemeriksaan DNA pada hari keenambelas proses identifikasi pada Selasa (13/11/2018).

Hal itu disampaikan oleh Wakil Kepala Rumah Sakit RS Bhayangkara Polri Tingkar I Said Sukanto (RS Polri Kramat Jati) Komisaris Besar Polisi dr.Hariyanto saat konferensi pers di Gedung Sentra Visum dan Medikolegal RS Bhayangkara Polri Tingkat I Said Sukanto, Kramat Jati, Jakarta Timur pada Minggu (11/11/2018).

"Pada sore hari ini dan pada kesempatan ini kami dari Tim DVI Polri akan menyampaikan hasil sidang rekonsiliasi pada hari Selasa tanggal 13 November 2018 pukul 14.00 WIB di RS Polri dimana ada tiga penumpang yang dinyatakan terdiriifikasi," ujar Hariyanto dalam jumpa pers di RS Polri, Kramat Jati, Selasa (13/11/2018).

Tim DVI Polri Kembali Berhasil Identifikasi Korban Lion Air JT 610, Salah Satunya WNA Asal Italia

Update Lion Air JT 610 - Ini Deretan 82 Nama Korban yang Berhasil Teridentifikasi

 Berikut nama tiga jenazah yang beehasil diidentifikasi;

1. Adonia Magdiel Bongkal (52), laki-laki, berhasil diidentifikasi lewat pemeriksaan DNA;

2. Alfiani Hidayatul Solikah (19), perempuan, berhasil diidentifikasi melalui pemeriksaan DNA;

3. Andrea Manfredi, laki-laki, Warga Negara Italia, berhasil diidentfikasi lewat Pemeriksaan DNA;

Berdasarkan catatan Tribunnews.com sampai hari keenambelas proses identifikasi, ada 57 korban yang telah berhasil diidentifikasi lewat pemeriksaan DNA dari 85 orang korban yang berhasil diidentifkasi.

Sebanyak 28 korban lainnya berhasil diidentifikasi lewat pemeriksaan properti, medis, dan sidik jari.

Hingga Rabu (14/11/2018) Tim DVI RS Polri telah memverifikasi total 189 data ante mortem, dan data 666 sampel DNA post mortem dari 195 kantong jenazah.

Sebelumnya, Kepala Rumah Sakit Bhayangkara Polri Tingkat I Said Sukanto, Kramat Jati Jakarta Timur Brigadir Jenderal Musyafak mengatakan mayoritas korban Lion Air JT 610 berhasil diidentifikasi berdasarkan pemeriksaan DNA.

Hal itu dikatakan Musyafak saat konferensi pers di Rumah Sakit Bhayangkara Polri Tingkat I Said Sukanto, Kramat Jati Jakarta Timur pada Jumat (9/11/2018) malam.

"Mayoritas bisa diidentifikasi berdasarkan tes DNA," kata Musyafak.

Editor: Damanhuri
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved