Baiq Nuril Terancam 6 Bulan Penjara + Denda 500 Juta, Hotman Paris Sindir Lewat Foto Lalu Lintas

Pengacara Hotman Paris menyentil pihak aparat penegak hukum yang sudah mengancam pidana penjara 6 bulan dan denda Rp 500 juta untuk Baiq Nuril

Baiq Nuril Terancam 6 Bulan Penjara + Denda 500 Juta, Hotman Paris Sindir Lewat Foto Lalu Lintas
kolase Kompas.com
pengacara Hotman Paris dan Baiq Nuril 

Pengacara kondang Hotman Paris pun meminta agar semua rakyat Indonesia bersatu menolong Baiq Nuril.

"Oh Tuhan jangan biarkan wanita hambamu ini di penjara! ( ini copi putusan pn yg bebaskan nuril) ! Please My God! Do something! Pleaseeeee muzizatmu! Ini hasil review keluarga hotman paris dari Milan Italia!

Ayok semua Rakyat indonesia bersuara berjuangggg! Ini waktumu menolong yg lemah! Kasus Mbak Nuril," tulis Hotman Paris lagi.

Soal Putusan Kasasi, Pengacara Baiq Nuril Akan Ajukan PK

Tak hanya Hotman Paris, Tim penasehat hukum Baiq Nuril Maknun akan mengajukan Peninjauan Kembali (PK), terhadap putusan kasasi Mahkamah Agung (MA) yang menyatakan Nuril bersalah melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE.

"Kami persiapkan menempuh peninjauan kembali atau PK. Hanya itu saja upaya yang bisa kita lakukan," terang tim penasihat hukum Baiq Nuril, Joko Jumadi kepada Kompas.com Rabu (14/11/2018).

Joko mengatakan, meski tidak bisa menghalangi proses eksekusi terhadap Nuril, pengajuan PK ini dilakukan karena kuasa hukum yakin bahwa Baiq Nuril tidak bersalah.

"Ibu Nuril itu korban (pelecehan seksual atasannya). Kenapa korban harus dikriminalisasi," kata Joko.

Joko mengatakan, pihaknya tengah menunggu salinan putusan MA.

Setelah mendapat salinan putusan, kuasa hukum akan mengirimkan PK kepada MA.

Selain mengajukan PK, tim kuasa hukum Baiq Nuril juga akan mengajukan permohonan penundaan eksekusi karena alasan keluarga.

Baiq Nuril guru honorer yang minta keadilan ke Jokowi diajak bertemu Hotman Paris
Baiq Nuril guru honorer yang minta keadilan ke Jokowi diajak bertemu Hotman Paris (Twitter @MuhadklyAcho/Kompas.com/Instagram @hotmanparisofficial Sudah Diverifikasi)

Merasa tak mendapat keadilan dari Mahkamah Agung, Baiq Nuril juga sempat memohon keadilan dari Presiden Joko Widodo tentang kasusnya ini.

Ia mengatakan jikadirinya adalah korban yang mencoba untuk membela diri dengan caranya.

''Untuk Pak Presiden, saya cuma minta keadilan, karena saya di sini cuma korban."

"Apa saya salah kalau saya mencoba membela diri saya dengan cara-cara saya sendiri? Saya minta keadilan,'' ucap Nuril dilansir dari Kompas.com.

Penulis: Uyun
Editor: Ardhi Sanjaya
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved