Breaking News:

Bukan Pelaku Kejahatan, Ketua DPR Sebut Baiq Nuril Adalah Korban

Politisi Partai Golkar ini juga berharap proses peninjauan kembali yang rencananya akan diajukan Baiq Nuril bisa berjalan dengan lancar.

Editor: khairunnisa
regional.kompas.com
Baiq Nuril terancam hukuman penjara 6 bulan dan denda 500 juta 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo berpendapat ada ketidakadilan dalam proses hukum kasus Baiq Nuril.

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menilai, seharusnya Nuril tidak dihukum karena bukan pelaku kejahatan.

"Dia adalah korban, bukan pelaku kejahatan," ujar Bambang di kompleks parlemen, Rabu (21/11/2018).

Dia mengapresiasi Kejaksaan Agung yang menunda eksekusi terhadap Baiq Nuril.

Politisi Partai Golkar ini juga berharap proses peninjauan kembali yang rencananya akan diajukan Baiq Nuril bisa berjalan dengan lancar.

"Saya memberikan apresiasi kepada kejaksaan yang menunda hukuman yang bersangkutan dan saya berharap kasus ini bisa diselesaikan dengan baik," ujar Bambang.

Bambang Soesatyo mengatakan, saat ini DPR juga tengah membahas Rancangan Undang-Undang Penghapusan Kekerasan seksual.

Dia pribadi mendorong agar RUU tersebut segera diselesaikan.

Sebelum Digugat Cerai Gisella Anastasia, Gading Marten Sempat Buat 2 Perayaan Manis: Itu Selalu Kamu

Adapun, Baiq Nuril diputus bersalah setelah MA memenangkan kasasi yang diajukan penuntut umum atas putusan bebas Pengadilan Negeri Mataram.

MA memutuskan Nuril bersalah telah melanggar Pasal 27 ayat 1 UU ITE karena dianggap menyebarkan informasi elektronik yang mengandung muatan asusila.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved