Belum Juga Dibayarkan, Pemilik Lahan R3 Bogor Tolak Mediasi Kembali

Persoalan Jalan Regional Ring Road (R3) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, hingga kini belum juga diselesaikan.

TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
jalur r3 di Keluarah Katulampa Kota Bogor masih di blokir warga, Kamis (22/2/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR SELATAN - Persoalan Jalan Regional Ring Road (R3) di Kelurahan Katulampa, Kecamatan Bogor Timur, hingga kini belum juga diselesaikan.

Hal itu dikarenakan hingga hari ini pemilik lahan belum juga menerima uang ganti untung terkait pembangunan proyek jalannR3

keluarga pemilik lahan, H Abdullah Salim atau Haji Aab pun menolak ajakan Pemkot Bogor untuk melakukan mediasi.

"Untuk apa mediasi lagi? Kan baik kami dan Pemkot Bogor telah menandatangani akta perdamaian di Pengadilan Negeri (PN) Bogor, dan pemerintah bersedia menjalankan poin-poinnya," ujarnya, Jumat (23/11/2018) di kawasan Tajur.

Haji Aab mengatakan bahwa titik temu sudah dilakukan saat pertemuab beberapa waktu lalu.

Namun rupanya Pemkot tidak juga merealisasikan hasil pertemuan tersebut.

"Mediasi tidak perlu dilakukan, mengingat titik temu antara kedua belah pihak telah terjadi, dan itu dibuktikan melalui akta perdamaian di PN Bogor, akta perdamaian sudah ditandatangani oleh Walikota Bima Arya, Semretaris Daerah Ade Sarip Hidayat, dan Kepala Dinas PUPR, Chusnul Rozaqi," katanya.

Ha Aab mengatakan bahwa dalam Akta perdamaian tersebut pembayaran dilakukan paling lambat pada 14 Desember mendatang.

Ia pun meminta agar Pemkot Bogor melaksanakan kewajibannya 

 "Ketika sudah ada akta perdamaian, ya tak perlu ada mediasi lagi, semua poin yang ada dalam akta harus dijalankan kedua pihak," ujarnya.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Damanhuri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved