Ingin Kurangi Kecanduan Gadget Pada Anak, Mahasiswi IPB ini Luncurkan 3 Buku Seri Rumah Unik Hewan

Ia ingin anak-anak tertarik membaca buku lagi dan terlepas dari kecanduan games dan gadget.

Ingin Kurangi Kecanduan Gadget Pada Anak, Mahasiswi IPB ini Luncurkan 3 Buku Seri Rumah Unik Hewan
Humas IPB
3 Buku Seri Rumah Unik Hewan buatan mahasiswi IPB 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Tiga buah buku seri Rumah Unik Hewan berjudul Bendungan Penyelamat Roro, Tempurung Pelindung Kuki dan Istana Lebah Ratu Bee karya Yazidah Nur Rahmah, mahasiswa Institut Pertanian Bogor (IPB) ini berisi cerita edukatif untuk anak-anak. Seri Rumah Unik Hewan bercerita tentang rumah unik hewan dengan tokoh dan penokohannya.

Contohnya Kuki, si kura-kura yang sering diejek karena selalu membawa rumahnya kemana-mana tapi akhirnya bisa melindungi teman-temannya. Roro, si Berang-berang yang menyadari pentingya rumah bendungannya akibat sebuah insiden.

Dan terakhir Ratu Bee, tempatnya kita belajar arti penting kerjasama dan saling tolong menolong.

“Dengan sisipan pengetahuan sains dan nilai-nilai pendidikan karakter buku ini tentunya dapat menjadi media belajar baru bagi anak-anak zaman sekarang,” ujar mahasiswi dari Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen Fakultas, Ekologi Manusia (Fema) ini.

Yazidah berharap bukunya bisa membantu anak-anak mendapat pengetahuan sains dan nilai-nilai pendidikan karakter secara lebih menyenangkan. Yazidah juga berharap buku ini menjadi media untuk semakin melekatkan anak dengan orang tuanya melalui kegiatan mendongengkan kisah yang ada dalam buku.

Yazidah memiliki hobi menulis diari sejak kecil. Pertemuannya dengan Fadila Hanum, penulis berprestasi, berhasil mewujudkan cita-citanya untuk menulis buku. Alhasil, kolaborasi yang baik ini menelurkan tiga buku yang diterbitkan oleh Tiga Serangkai.

“Ada ide antara saya dengan Fadilah Hanum untuk menulis buku cerita edukatif untuk anak-anak. Akhirnya kami mengirim naskahnya ke penerbit. Sempat menunggu selama tiga bulan di tahun 2017, akhirnya naskah tersebut berhasil diterima oleh penerbit. Setelah melewati proses editing, kolaborasi dengan ilustrator dan berkonsultasi dengan konsultan ahli (mahasiswa Pascasarjana Biologi IPB), akhirnya tiga buku ini dapat dijumpai di Gramedia se pulau Jawa,” ujarnya.

Yazidah ingin mengajak anak-anak senang membaca buku. Ia ingin anak-anak tertarik membaca buku lagi dan terlepas dari kecanduan games dan gadget.

Oleh karena itu, Yazidah membuat buku ini seringan mungkin bagi anak-anak dengan ilustrasi yang lucu dan berbobot dan ada unsur-unsur sains di dalamnya.

“Yuk baca buku, karena membaca buku bisa membuka dunia dan meningkatkan literasi yang menjadi indikator kecerdasan seseorang. Letakan dulu HP-nya untuk membaca buku sejenak, yuk jadi cerdas dengan membaca buku,” pesan Yazidah. 

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved