Breaking News:

Capres dan Caleg yang Lakukan Pelanggaran Berat Akan Didiskualifikasi

Ia menambahkan, sampai sekarang, belum ada partai atau pasangan calon tertentu yang direkomendasikan untuk didiskualifikasi.

Penulis: Sachril Agustin Berutu | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Deklarasi Pemilu Bersih dan Berintegritas di Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (25/11/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Ketua Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kota Bogor, Yustinus Eliyas mengatakan, sanksi terberat yang akan diberikan kepada peserta pemilu yang melakukan pelanggaran adalah rekomendasi sanksi diskualifikasi.

Yustinus menjelaskan, ada akan teguran bila ada peserta pemilu yang melakukan pelanggaran saat Pemilihan Umum (Pemilu) dan Pemilihan Legislatif (Pileg) nanti.

Teguran ini, yakni teguran ringan sampai teguran berat.

"Kalau teguran ringan sampai teguran keras tidak didengarkan, maka akan ada sanksi pembatalan calon atau merekomendasikan kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) supaya calon tersebut di diskulifikasi atau dibatalkan," katanya, usai Deklarasi Pemilu Bersih dan Berintegritas di Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor, Minggu (25/11/2018).

Ia menambahkan, sampai sekarang, belum ada partai atau pasangan calon tertentu yang direkomendasikan untuk didiskualifikasi.

Dikatakan Yustinus, semua partai dan calon, masih menaati peraturan yang ada.

Pelanggaran yang dilakukan Calon Legislatif (Caleg) pun, dikatakannya, hanya pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK) yang tidak sesuai tempatnya, atau tidak di tempat yang telah disepakati.

Misalnya, pemasangan spanduk atau banner di pohon, tiang lampu atau tiang listrik, jalan, angkutan umum, dan masih banyak lagi.

"Kalau angkutan umum, masih didata dan dilakukan pemetaan dulu. Nanti akan ditindaklanjuti. Intinya, bakal ada pencabutan dari pemasangan APK di tempat yang bukan semestinya," jelasnya.

Deklarasi Pemilu 2019 Bersih dan Berintegritas

Panwaslu Kota Bogor melaksanakan deklarasi pemilu yang bersih dan berintegritas, pada Minggu (25/11/2018) di Taman Ekspresi, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Ketua Panwaslu Kota Bogor, Yustinus Eliyas berharap agar seluruh pihak, baik dari seluruh jajaran Musyawarah Pimpinan Daerah (Muspida) dan warga Kota Bogor sendiri, bisa melaksanakan pemilu yang bersih dan sehat.

Bila ditemukan adanya pelanggaran, masyarakat harus segera melapokan hal tersebut ke Panwaslu.

"Dari deklarasi ini, masyarakat Kota Bogor bisa melihat kalau pemilu yang berintegritas itu disepakati oleh seluruh jajaran pihak, baik Pemerintah Kota, Kepolisian, TNI, partai politik, dan masih banyak lagi. Bukti deklarasi ini adalah dengan dilakukannya penandatanganan oleh seluruh jajaran Muspida dan masyarakat Kota Bogor itu sendiri," pungkas Yustinus.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved