Pilpres 2019

Pernyataan Prabowo Soal Pemindahan Kedubes Australia ke Yarusalem Bisa Turunkan Elektabilitas

Karyono menilai pernyataan tersebut bisa menggerus kepercayaan umat Islam dan bisa menurunkan elektabilitasnya dalam kontestasi pilpres 2019.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Kompas.com
Calon Presiden no urut 02, Prabowo Subianto Susai bertemu relawan dan warga Yogyakarta di Sasono Hinggil, Alun-alun Selatan Kraton Yogyakarta Rabu (28/11/2018)(KOMPAS.com/ MARKUS YUWONO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Calon presiden Prabowo Subianto yang menghargai pemindahan kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem turut pula disoroti peneliti Indonesia Public Institute (IPI), Karyono Wibowo.

Karyono menilai pernyataan tersebut bisa menggerus kepercayaan umat Islam dan bisa menurunkan elektabilitasnya dalam kontestasi pilpres 2019.

"Pernyataan Prabowo tersebut bisa dikaitkan secara simetris dengan pernyataan Presiden AS Donald Trump," kata Karyono melalui keterangan tertulisnya, Kamis (29/11/2018).

Presiden Donald Trump, dikatakan Karyono, sudah mengumumkan pemindahan kedutaan besar Amerika Serikat ke Yerusalem dan mengakuinya sebagai ibu kota Israel, walau sejak awal ditentang oleh sejumlah pihak, terutama umat Islam.

Dengan pernyataan Prabowo tersebut, menurut Karyono, semestinya umat Islam di Indonesia memahami bagaimana sesungguhnya sikap Prabowo terhadap umat Islam.

"Sikap Prabowo tersebut bisa melukai umat Islam, tak hanya di Indonesia tapi juga bagi umat Islam di dunia," lanjutnya.

Sikap menghargai pemindahan kedubes Australia ke Yerusalem, dari persepektif Karyono, bertentangan dengan sikap resmi pemerintah Indonesia yang secara tegas menolak pemindahan ibu kota Israel ke Yerusalem.

"Sikap Prabowo jelas tidak sesuai dengan aspirasi umat Islam dan bertentangan dengan Pancasila dan Pembukaan UUD Negara Republik Indonesia 1945," pungkasnya.

Sebelumnya, Prabowo menyebutkan tidak masalah jika pemerintah Australia ingin memindahkan kedutaan mereka dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Pernyataan tersebut tercetus setelah Prabowo berpidato di Indonesia Economic Forum 2018 di Hotel Shangri-La, Jakarta, Rabu (21/11/2018) lalu.

Saat itu Prabowo menjawab pertanyaan wartawan asing soal sikapnya mengenai rencana pemindahan Kedubes Australia dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Penulis: Reza Deni

(Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Peneliti IPI: Pernyataan Prabowo Bisa Turunkan Elektabilitasnya)

Sumber: Tribunnews.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved