Reuni 212
Antrean Massa Reuni 212 Makin Membludak, PT KCI Siapkan Tambahan Loket di Stasiun Bogor
Total loket yang disediakan untuk mengurai antrean massa Reuni 212 ini berjumlah 23, termasuk loket untuk refund.
Penulis: Afdhalul Ikhsan | Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Afdhalul Ikhsan
TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TENGAH - Stasiun Bogor menambah jumlah loket pembelian tiket penumpang selama Reuni 212, Minggu (2/12/2018).
Adapun total loket ini berjumlah 23, termasuk loket untuk refund.
VP Komunikasi Perusahaan PT KCI Eva Chairunisa mengatakan bahwa petugas dan loket ditambah untuk mengurangi antrean di loket tiket yang sudah ada.
"Ada penambahan petugas sekitar 2 hingga 3 kali lipat sekaligus loket agar tidak terjadi antrean saat berangkat dan pulang," ucapnya kepada TribunnewsBogor.com mengkonfirmasi melalui sambungan telepon.
Adapun loket tiket yang tersedia untuk membeli THB ada di semua loket dan loket tambahan di depan ATM yang berada di Stasiun Bogor.
"Loket manual 7, mesin Vending Machine (VM) THB 12 dan Vending Machine KMT ada 4," tambah salah satu petugas Stasiun Bogor sambil menginformasikan kepada penumpang.

Selain itu semua petugas pun terus menghimbau menggunakan pengeras suara agar penumpang membeli tiket THB PP.
"Kembali kami ingatkan agar penumpang membeli tiket Pulang pergi agar tak terjadi antrean," imbaunya.
• Sejak Subuh, Peserta Reuni Aksi 212 Antre Menumpuk di Stasiun Bogor
• Reaksi Gubernur DKI Anies Baswedan Saat Didemo karena Keluarkan Izin Reuni 212
• Panitia Sarankan Jokowi Tidak Hadir di Reuni 212, Ini Alasannya
Pantauan TribunnewsBogor.com, antrean penumpang terus terjadi sejak pagi buta, tepatnya saat Subuh.
Hingga pukul 06.30 WIB antrean makin mengular.

Bukan hanya penumpang yang berangkat, tetapi kedatangan penumpang ke Bogor pun menambah kepadatan antrean.