Pernyataannya Soal Kinerja DPR Anjlok Dikritik, Fadli Zon Sindir Peneliti Jangan Jadi Humas Penguasa

Pernyataannya soal minta maklum kinerja DPR anjlok banyak dikritik, Fadli Zon minta peneliti bangun dari tidur.

Kolase Kompas.com/Twitter Syamsuddin Haris
Fadli Zon dan Syamsuddin Haris 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Ketua DPR RI Fadli Zon menanggapi komentar analis politik dari LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia) Syamsuddin Haris, mengenai peernyataannya soal kinerja DPR yang jeblok.

Fadli Zon meminta agar Syamsuddin Haris, sebagai peneliti, bisa lebih teliti lagi dalam membaca berita.

Bahkan, Fadli Zon juga menyindir Syamsuddin Haris agar tak hanya sekedar jadi humas pemerintah.

Hal itu berawal dari komentar Syamsuddin Haris di akun Twitternya, Senin (3/12/2018).

Ia memposting artikel berita di Kompas.com yang berisi pernyataan Fadli Zon soal kinerja DPR yang menurun.

Artikel yang diposting Syamsuddin Haris itu berjudul "Fadli Zon Minta Rakyat Maklum Kinerja DPR Jeblok".

Dalam artikel itu, Fadli Zon memang mengakui bahwa kinerja DPR RI saat ini sedang menurun jelang Pemilu Legislatif (Pileg) 2019.

Ia tak menampik kritikan dari Peneliti Fungsi Pengawasan Forum Masyarakat Peduli Parlemen Indonesia (Formappi) M. Djadijono soal kinerja anggota DPR selama Masa Sidang I Tahun Sidang 2018-2019.

Menurut Formappi, DPR belum melaksanakan tugas pokok dan fungsi dengan baik bahkan cenderung jeblok.

Kritikan dari Formappi itu ditanggapi Fadli Zon sebagai suatu hal yang wajar.

Fadli Zon Klaim Peserta Reuni 212 Dukung Prabowo di Pilpres 2019, Mahfud MD: Itu Bukan Habitat Saya

Habib Bahar Dilaporkan ke Polisi, Fadli Zon : Ini Kezaliman Sempurna

Menurut, penurunan kinerja anggota legislatif saat ini merupakan hal yang patut dimaklumi.

Sebab, banyak anggota DPR yang kembali mencalonkan diri pada Pileg 2019.

Rupanya, Syamsuddin Haris tak bisa menerima jawaban tersebut.

Ia pun berkomentar pada artikel yang ia posting di Twitter miliknya itu.

Syamsuddin Haris tak habis pikir dengan pernyataan dari Fadli Zon.

"Saya tdk habis pikir mengapa pernyataan seperti ini bisa keluar dari mulut Pimpinan @DPR_RI.

Jika anda sbg pimpinan sadar kinerja DPR jeblok, mestinya ada upaya serius utk mengatasinya, bukan meminta rakyat memakluminya," tulis Syamsuddin Haris.

Cuitan itu pun kembali ditanggapi oleh Fadli Zon.

Ia meminta Syamsuddin Haris lebih teliti lagi dalam membaca artikel berita.

Topeng Jokowi Berserakan Usai Pelantikan Relawan, Fadli Zon Sindir dengan Lirik Lagu Ariel

Bahkan, Fadli Zon menyindir Syamsuddin Haris untuk bangun dari tidurnya.

"Ada baiknya peneliti spt anda lebih teliti baca berita jgn hanya judul saja.

Itu judulnya bombastis. Baca isinya, baru komentar.

Sy sarankan kaum intelektual bangun dr tidur, jgn jd humas penguasa dan mengigau," tulisnya.

Tak hanya Syamsuddin Haris, kritik atas pernyataan Fadli Zon itu juga dikomentari oleh Politisi PSI Guntur Romli.

"Mau enak aja nih orang, klau kinerjanya buruk minta dimaklumin, tapi ke Jokowi yg sudah kerja keras cuma bisa nyerang & nyinyir," tulisnya.

Kritik itu lagi-lagi dijawab oleh Fadli Zon.

Bahkan, ia menyindir bahwa di DPR saat ini mayoritas pendukung pemerintah.

"Coba baca beritanya yg bener. Sy bilang kita maklumi aktivitas menurun krn anggota DPR byk di dapil/daerah.

Tp kinerja tak terganggu. Kemarin mengesahkan UU baru.

Cerdaslah baca berita, jgn judulnya saja," tulisnya.

"Lagipula di DPR skrg mayoritas pendukung pemerintah.

Cara kerja DPR beda dg eksekutif, tupoksinya beda banget," cuitnya.

Penulis: Vivi Febrianti
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved