Pembunuhan di Papua

Bukan Kali Pertama, Ini 7 Catatan Kriminal Kelompok Separatis Egianus Kogoya di Nduga, Papua

Kelompok separatis Egianus Kogoya bersama pengikutnya dinilai paling bertanggung jawab atas tindakan kriminal di di Kabupaten Nduga, Papua.

Bukan Kali Pertama, Ini 7 Catatan Kriminal Kelompok Separatis Egianus Kogoya di Nduga, Papua
Grafis Tribun-Video/ Alfin Wahyu
31 pekerja pembangunan jembatan dan jalan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua, ditembak oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), Minggu (2/12/2018). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Baru-baru ini, ada pembantaian 31 pekerja  di Kabupaten Nduga, Papua. 19 perkerja diantaranya tewas, dan 1 orang TNI juga tewas .

Kelompok separatis Egianus Kogoya bersama pengikutnya dinilai aparat penegak hukum adalah orang yang paling bertanggung jawab terhadap sejumlah aksi kriminal yang terjadi enam bulan terakhir di Kabupaten Nduga, Papua.

Berikut sejumlah catatan kriminal yang dilakukan oleh Egianus Kogoya bersama pengikutnya;

1. Penembakan pesawat Dimonim Air

Pada tanggal 22 Juni 2018, pesawat Twin Otter PK-HVU milik maskapai Dimonim Air rute Timika-Kenyam, ditembak di lapangan terbang Kenyam, Ibu Kota Kabupaten Nduga, oleh kelompok separatis Egianus Kogoya.

Akibat peristiwa itu, pesawat yang mengangkut masyarakat sipil rusak.

Sementara Co-Pilot Irene Nur Fadila mendapat luka tembak.

Lokasi pembantaian 31 pekerja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua
Lokasi pembantaian 31 pekerja oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Nduga, Papua (KOMPAS.com/ DOKUMEN KEMENTERIAN PUPR)

2. Penembakan pesawat Trigana

Pada tanggal 25 Juni 2018, pesawat Twin Oter milik Trigana yang mengangkut logistik pemilu dan pihak aparat keamanan ditembak oleh kelompok seperatis ini juga.

Peristiwa ini mengakibatkan pilot pesawat bernama Capres Ahmad Kamil terkena luka tembak di bagian punggung.

Kapolri Ralat Jumlah Korban Pembantaian Papua, Sebut 19 Pekerja dan 1 Anggota TNI Tewas

Pengakuan Korban Selamat Pembantaian Pekerja di Papua, Pura-pura Mati Saat Ditembaki dan Jalan 2 Jam

Halaman
1234
Editor: Yuyun Hikmatul Uyun
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved