Reuni 212
Fadli Zon Prediksi Peserta Reuni 212 Capai 7 Juta Orang Lebih, Ini Dasar Penghitungannya
Fadli Zon juga menyebut kalau aksi Reuni 212 ini juga pantas tercatat sebagai rekor dunia.
Penulis: yudhi Maulana | Editor: Ardhi Sanjaya
TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Wakil Ketua DPR RI, Fadli Zon mengatakan jumlah peserta Reuni 212 di Monas, Jakarta mencapai jutaan orang.
Dalam acara Indonesia Lawyers Club (ILC) yang tayang di TVOne, Rabu (4/12/2018), Fadli Zon juga menyebut kalau aksi Reuni 212 ini juga pantas tercatat sebagai rekor dunia.
Fadli Zon pun menyebutkan metode penghitungannya dari data ponsel yang dibawa para peserta Reuni 212.
"Peristiwa Reuni 212 kemarin, reuni akbar menurut data mobile switching center (MSC), itu jumlah IMEI yang terdata di lokasi kejadian reuni tercatat 13,4 juta. Tentu tidak setiap orang membawa hape, mungkin ada yang bawa dua, mungkin kalau kita berbicara jumlah, maka saya kira jumlahnya jutaan," ucapnya.
Ia menaksir, peserta yang hadir di Reuni 212 kemarin mencapai 6-7 Juta orangm atau mungkin bisa lebih.
Fadli Zon menilai kalau Reuni 212 merupakan perhelatan terbesar yang pernah ada di Indonesia.
Bahkan ia menyebut kalau pertemuan ini adalah pertemuan terbesar di dunia.

"Saya pernah di london cuma dua juta orang, saya kira pertemuan Reuni 212 ini adalah sebuah rekor yang sangat besar yang terjadi di Indonesa. Dan mungkin terbesar di planet bumi," tuturnya.
Fadli Zon takjub karena perkumpulan yang dihadiri jutaan orang ini tak ada insiden yang terjadi.
"Ini pertemuan yang sangat beradab yang dipertontonkan semua peserta reuni akbar. Bahkan sampah juga bersih dan banyak ikut serta dari beragam latar belakang suku dan beberapa umat lain, dan sebagainya," kata Fadli Zon.
• Komentari Alasan Panitia Batal Undang Jokowi,Pandji Sebut Pidato Prabowo di Reuni 212 Tak Inspiratif
• Karni Ilyas Jawab Isu Dipanggil Istana Usai TVOne Siaran Langsung Reuni 212
Dari pertemuan Reuni 212 ini, ada satu pesan besar yang disampaikan yakni umat Islam sudah sangat dewasa.
"Saya ingin melihat ini sesuatu collective action dari komunitas yang memiliki kesadaran yg dibungkus spirit 212. Spirit 212 itu mencari keadilan, kemduian reuni kedua menunjukkan ketidakadilan itu masih ada. ketidakadilan sosial dan yag lainnya," tegasnya.
Prabowo Klaim Reuni 212 Dihadiri 11 Juta Orang

Dikutip dari Kompas.com, calon Presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyoroti media massa di Indonesia.
Ia menilai banyak media yang tidak fair karena tidak memberitakan reuni 212 di Kawasan Monumen Nasional Ahad kemarin (2/12/2018).
"Beberapa hari yang lalu ada acara besar di Monas hadir jutaan orang tapi banyak media di Indonesia tidak melihatnya," kata Prabowo di Hotel Grand Sahid, Jakarta, Rabu, (5/12/2018).
• Reuni 212 - Fahri Hamzah Sebut Pidato Prabowo Menjawab Keraguan, Jokowi Malah Bikin Tambah Gelisah
• Fadli Zon Klaim Peserta Reuni 212 Dukung Prabowo di Pilpres 2019, Mahfud MD: Itu Bukan Habitat Saya
Padahal menurut Ketua Umum Gerindra tersebut, jutaan orang hadir dalam reuni yang digelar sejak dini hari hingga siang itu.
Mereka hadir dari sejumlah daerah dengan sukarela, termasuk para penyandang kaum disabilitas.
"Jutaan hadir tapi media kita tidak melihatnya. Ini aneh bin ajaib. Mereka saya katakan kelompok itu menunggu gue salah ngomong kemudian 'digoreng' lagi," katanya.
Menurut Prabowo hampir semua media tidak mau memberitakan adanya 11 juta orang berkumpul di Monas dalam reuni 212.
Padahal hal tersebut merupakan momentum akbar yang belum pernah terjadi sebelumnya di dunia.
"Hebatnya media-media dengan nama besar dan katakan dirinya objektif padahal justru mereka bagian dari usaha memanipulasi demokrasi. Kita bicara yang benar ya benar, yag salah ya salah, mereka mau katakan yang 11 juta hanya 15 ribu. Bahkan ada yang bilang kalau lebih dari 1.000 minta apa itu terserah dia," pungkasnya.
(TribunnewsBogor.com/Kompas.com)