Pembunuhan di Papua

Kapolri Ralat Jumlah Korban Pembantaian Papua, Sebut 19 Pekerja dan 1 Anggota TNI Tewas

Tito menjelaskan, setelah para kelompok bersenjata melakukan pembantaian keesokan harinya mereka menyerang pos TNI di Mbua.

Kapolri Ralat Jumlah Korban Pembantaian Papua, Sebut 19 Pekerja dan 1 Anggota TNI Tewas
Kompas.com
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Rabu (11/1/2018)(KOMPAS.com/AMBARANIE NADIA) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kapolri Jenderal (pol) Tito Karnavian meralat jumlah korban meninggal dunia akibat pembantaian yang dilakukan oleh kelompok bersenjata terhadap para pekerja jembatan di distrik Yigi, Nduga, Papua.

Sebelumnya, aparat menyebut jumlah pekerja yang meninggal dunia adalah 31 orang.

Namun, Kapolri meluruskan informasi itu. "Informasi sementara 20 (yang tewas). 19 pekerja dan satu anggota TNI yang gugur," kata Tito dalam jumpa pers di Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

Tito menjelaskan, setelah para kelompok bersenjata melakukan pembantaian terhadap pekerja PT Istaka Karya, keesokan harinya mereka menyerang pos TNI di Mbua.

"Sebenernya pos ini didirikan untuk menjaga para pegawai tadi. Kekuatan 21 orang. Ini diserang. Mereka mundur. Tapi sempat satu orang gugur," kata Tito.

Keterangan korban Keterangan Kapolri soal jumlah korban tewas ini sejalan dengan keterangan Jimmi Aritonang, salah satu pekerja PT Istaka Karya yang berhasil selamat dari pembunuhan oleh kelompok bersenjata.

Dari keterangan Jimmi kepada aparat penegak hukum, pada tanggal 1 Desember 2018 seluruh karyawan PT Istaka Karya memutuskan untuk tidak bekerja.

Pada hari itu mereka libur karena ada upacara peringatan yang diklaim sebagai HUT Tentara Pembebasan Nasional Organisasi Papua Merdeka (TPNOPM).

Fadli Zon Respon Pembantaian 31 Pekerja di Kabupaten Nduga Papua: Pemerintah Sudah Gagal

Upacara tersebut dilaksanakan kelompok KKB dan dimeriahkan dengan upacara bakar batu bersama masyarakat.

Cerita Mandor PT Istaka Karya Selamat Dari Pembantaian di Papua, Pura-pura Mati Hingga Dikejar KKB

Kepala Penerangan Kodam XVII/Cendrawasih Kolonel Inf Muhamad Aidi menceritakan kembali keterangan yang diproleh dari Jimmi kepada Kompas.com, Rabu (5/12/2018).

Kapolri Ungkap Cara Pelaku Pembantaian di Papua Mendapatkan Senjata, Ada yang dari Eks Konflik Ambon

“Sekira pukul 15.00 WIT, kelompok KKB mendatangai Kamp PT Istaka Karya dan memaksa seluruh karyawan berjumlah 25 orang keluar, selanjutnya digiring menuju kali Karunggame dalam kondisi tangan terikat dan dikawal sekitar 50 orang KKB bersenjata campuran standar militer,” ungkapnya.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ralat Jumlah Korban, Kapolri Sebut 19 Pekerja dan 1 Anggota TNI Tewas"

Penulis : Ihsanuddin
Editor : Sabrina Asril

Editor: Soewidia Henaldi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved