Breaking News:

Pembunuhan di Papua

Wakil Ketua MPR Sebut Pemerintah Tak Paham Betul Persoalan Keamanan Papua

Muzani menambahkan, masyarakat Papua barangkali lebih membutuhkan infrastruktur di sektor kesehatan dan pendidikan.

Kompas.com
Sekjen Partai Gerindra Ahmad Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (16/10/2018).(KOMPAS.com/KRISTIAN ERDIANTO) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Wakil Ketua MPR Ahmad Muzani menilai, pemerintah belum paham betul persoalan keamanan di Papua.

Akibatnya pembangunan infrastruktur yang dikedepankan belum bisa meredam konflik di Papua.

Hal itu disampaikan Muzani menanggapi peristiwa pembantaian sejumlah pekerja pembangunan jembatan di Kali Yigi-Kali Aurak, Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

"Artinya bahwa Papua belum aman. Dan sepertinya pemerintah aparat dalam hal ini lengah terhadap persoalan Papua. Dipikir persoalan Papua sudah aman-aman saja, beres-beres saja. Tidak ada upaya menyelesaikan atau belum menyeluruh," kata Muzani di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (5/12/2018).

"Dibangunnya infrastruktur yang dibangun oleh pemerintah di tanah Papua itu bagus saya kira, tapi pemerintah gagal paham atau gagal memahami apa yang dibutuhkan masyarakat," kata Muzani lagi.

Ia menambahkan semestinya pemerintah memetakan persoalan Papua secara menyeluruh sehingga langkah penyelesaian yang ditempuh mampu menyelesaikan permasalahan.

Politisi Gerindra itu mengatakan bisa jadi pembangunan infrastruktur berupa jalan tak terlalu berpengaruh bagi rakyat Papua.

Muzani menambahkan, masyarakat Papua barangkali lebih membutuhkan infrastruktur di sektor kesehatan dan pendidikan.

Ia juga menyarankan, pemerintah membuka opsi dialog dengan pihak-pihak terkait untuk menyelesaikan permasalahan keamanan di Papua.

Hal itu, kata Muzani, telah dicontohkan oleh Presiden keempat RI Abdurrahman Wahid atau Gus Dur.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved