Genjot Pembuatan Alat Kesehatan Lewat IKM, Kementerian Perindustrian Lakukan Pendampingan
Kementerian Perindustrian berupaya menggenjot pembuatan alat kesehatan (Alkes) melalui Industri Kecil dan Menengah (IKM) diwilayah Kabupaten Bogor.
TRIBINNEWSBOGOR.COM - Kementerian Perindustrian berupaya menggenjot pembuatan alat kesehatan (Alkes) melalui Industri Kecil dan Menengah (IKM) diwilayah Kabupaten Bogor.
Sejumlah para pelaku IKM pun diundang untuk menghadiri diskusi sekaligus penutupan yang digelar di salah satu Hotel diwilayah Kabupaten Bogor pada Senin (10/12/2018).
Pendampingan IKM Alkes sendiri sudah dilakukan sejak tanggal 6 sampai 30 November 2018.
Direktur IKM Logam, Mesin, Elektronika dan Alat Angkut pada Kementerian Perindustrian Endang Suwartini menjelaskan, pendampingan yang dilakukan agar IKM melaksanakan manajemen produksi yang baik yang dikenal dengan istilah 5R yakni Resik, Rapi, Ringkas, Rawat dan Rajin.
"Saat inikan kondisinya masih berantakan sehingga dilakukan pendampingan untuk melakukan 5R. Sementara yang namanya hasil produksinya untuk memasok kebutuhan daripada berbagai fasilitas kesehatan misalnya Rumah Sakit Puskesmas klinik dan sebagainya," ujarnya yang turut hadir dalam acara penutupan IKM, Senin (10/12/2018)
Ia menambahkan, pengembangan industri alat kesehatan (Alkes) termasuk dalam 10 industri Prioritas yang akan dikembangkan dalam rencana pengembangan jangka panjang kedepannya.
"Ini kerjasama juga dengan Kementerian Kesehatan dengan harapaan IKM Alkes di Kabupaten Bogor terdata sebagai salah satu sentra yang dapat memenunuhi kebutuhan alkes di jawa barat," ungkapnya.
Ia melanjutkan, Kementrian Perindustian mendorong dengan memfasilitasi bimbingan teknik dan pendampingan.
"Kami juga ada program bimbingan teknik produksi, mesin produksi hingga pameran," kata dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian Kabupatena Bogor, Dace Supriyadi menambahkan, pihaknya akan ikut mengawasi dan mendorong kemajuan IKM diwilayah Kabupaten Bogor khususnya di Kecamatan Citeureup yang saat ini sudah berjalan memproduksi alat kesehatan berupa ranjang rumah sakit dan tiang infus.
"Kami juga akan mendorong soal perizinannya agar hasil produksi IKM ini bisa dipasarkan lebih luas lagi," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/bogor/foto/bank/originals/diskusi-ikm-di-kabupaten-bogor-bersama-kementrian-perindustrian.jpg)