Breaking News:

Anak Tukang Ojek yang Jadi Mahasiswi Lulusan Terbaik IPB Ini Sering Bantu Biaya Kuliah Sang Adik

Juwari menceritakan bahwa saat masih bekerja sebagai tukang ojek penghasilannya Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu sehari.

Penulis: Lingga Arvian Nugroho | Editor: Yudhi Maulana Aditama
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Lutfi Rahmaningtyas mahasiswi lulusan terbaik Institut Pertanian Bogor ( IPB ) saat berfoto bersama keluarganya, Rabu (12/12/2018) 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, DRAMAGA - Orangtua dari Lutfi Rahmaningtyas, mahasiswi Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berhasil meraih lulusan terbaik pada wisuda tahun ini tak henti hentinya mengucap syukur.

Juwari dan Sri Lestari kedua orangtua Lutfi sangat bangga dengan capaian yang berhasil diraih oleh anak pertamanya itu.

Sri mengatakan bahwa meski keluarganya merupakan keluarga yang sederhana, namun Lutfi tidak pernah minder dan bahkan selalu berusaha dan bekerja keras untuk mencapai cita-citanya.

Bahkan untuk kebutuhannya saat menjalani perkuliahannya Lutfi mendapatkan beasiswa dan mencari pekerjaan sampingan untuk membantu membiayai kuliah adik bungsunya.

"Alhamdulillah ya  saya bersyukur sekali kepada Allah karena memberikan kesempatan kepada anak saya Lutfi menjadi anak yang berbakti pada orangtua membahagiakan orangtuanya, kami bangga dan senang memiliki Lutfi suka bekerja keras walaupun dia anak orang yang tidak mampu ibunya hanya ibu rumah tangga dan bapaknya seorang tukang ojek  jadi dia itu kuliah mendapat beasiswa dan kadang untuk sehari harinya itu dia mencari biaya sendiri dan juga membantu biaya kuliah adiknya," katanya.

Hal yang sama juga dikatakan sang ayah Juwari (54) yang sehari hari berprofesi sebagai tukang ojek di Kabupaten Semarang.

Juwari menceritakan bahwa saat masih bekerja sebagai tukang ojek penghasilannya Rp 30 ribu hingga Rp 50 ribu sehari.

Namun sejak satu tahun terakhir Juwari terkena stroke ringan.

Dan saat itu Lutfi pun ikut membantu kebutuhan sang adiknya yang masih duduk dibangku kuliah.

"Iya sekarang Lutfi ikut jadi tulang punggung, dulu saya ketika masih kerja dan sekarang sejak saya sakit Lutfi ikut menbantu, saya pun sangat bersyukur sama Allah memiliki anak Lutfi yang berbakti dan bisa menyelesaikan kuliah membanggakan keluarga," katanya.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved