Bendera Dirusak di Riau, Demokrat Kantongi Sejumlah Informasi

Ferdinand Hutahaean yakin polisi akan mudah menelusuri pihak di balik perusakan atribut Partai Demokrat.

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews.com/Taufik Ismail
Ketua Bidang Advokasi dan Hukum Demokrat Ferdinand Hutahaean 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Kepala Divisi Advokasi dan Hukum Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengatakan, Demokrat telah mengumpulkan informasi mengenai perusakan atribut Partai Demokrat di Pekanbaru, Riau.

Dari hasil penelusuran Demokrat, ia mengatakan, ada sejumlah informasi yang didapatkan.

"Kesimpulan sementara, patut diduga ini adalah peristiwa yang diorganisir dan diperintahkan oleh kekuasaan," ujar Ferdinand ketika dihubungi, Minggu (16/12/2018).

Ferdinand tidak menjelaskan lebih jauh mengenai informasi tersebut.

Dia hanya menyebutkan, informasi ini sangat penting dan bernilai.

Dia yakin polisi akan mudah menelusuri pihak di balik perusakan atribut Partai Demokrat.

"Kami memiliki informasi yang saat ini sangat berarti dan bernilai dan ini akan mudah diusut oleh kepolisian," ujar Ferdinand.

Sebelumnya, Ketua Divisi Komunikasi Publik Partai Demokrat Imelda Sari menyebut, ada ribuan atribut yang dirusak dan diturunkan oleh orang tak dikenal.

Atribut itu masih terpasang hingga Jumat (14/12/2018) malam, namun sudah ditemukan dalam keadaan rusak pada Sabtu pagi.

Di dekat bendera dan spanduk yang dirusak itu, ada juga deretan bendera parpol pendukung Jokowi, seperti Partai Golkar, PSI dan PDI-P, yang masih dalam keadaan terpasang dengan baik.

Demokrat sudah melapor ke Polresta Pekanbaru.

Sementara itu, Ketua Tim Kampanye Nasional Jokowi-Ma'ruf, Erick Thohir, menegaskan pihaknya sama sekali tak terlibat perusakan bendera Partai Demokrat di Pekanbaru.

Erick menjamin TKN Jokowi- Ma'ruf menjunjung tinggi kampanye damai.

“Kami di TKN selalu menjunjung tinggi kampanye damai dan santun,” tegas Erick.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Soal Perusakan Atribut Partai, Demokrat Kantongi Sejumlah Informasi"

Sumber: Kompas.com
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved