Breaking News:

Bebas Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Diperpanjang

Penghapusan sanksi administrasi kendaraan bermotor ini, kata Sumardji berbarengan dengan PKB, BBN-KB, dan PBB-P2.

Kompas.com
Sejumlah penunggak pajak kendaraan mengurus surat pernyataan membayar pajak setelah terkena razia pajak kendaran di Jalan DI Panjaitan, Jakarta Timur, Rabu (25/7/2018). Mereka diberikan waktu tiga hari untuk melunasi tunggakan. Bila tidak juga membayar, nomor pelat kendaraan mereka akan diblokir.(Kompas.com/Stanly Ravel) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Pemprov DKI Jakarta dan Polda Metro Jaya memperpanjang masa berlaku bebas denda administrasi pajak kendaraan hingga 31 Desember 2018.

Faktor utama, karena antusias masyarakat begitu tinggi.

Kasubdit Regident Ditlantas Polda Metro Jaya AKBP Sumardji menjelaskan, selama masa pembebasan denda administrasi ini diharapkan para penunggak pajak kendaraan bermotor segera membayar.

"Jadi waktu terakhir kemarin itu masih banyak penunggak pajak yang ingin membayar pajaknya, bahkan sampai malam. Oleh karena itu kami akhirnya memutuskan untuk memperpanjang," ujar Sumardji saat dihubungi Kompas.com, Selasa (18/12/2018).

Penghapusan sanksi administrasi kendaraan bermotor ini, kata Sumardji berbarengan dengan PKB, BBN-KB, dan PBB-P2.

Pengumuman program ini berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pajak dan Retribusi Daerah (BPRD) DKI Jakarta No 2135 Tahun 2018.

"Jadi manfaatkanlah program ini buat para pemilik sepeda motor dan mobil yang belum membayar pajak. Program ini berakhir pada 31 Desember 2018," kata Sumardji.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Bebas Denda Pajak Kendaraan di Jakarta Diperpanjang"

Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved