Breaking News:

Kemendagri Bakar 1,3 Juta Lebih E-KTP yang Rusak dan Invalid

Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pemusnahan KTP elektronik (E-KTP) yang sudah invalid dan rusak.

TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Kemendagri membakar 1,3 juta lebih E-KTP yang sudah invalid dan rusak 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, KEMANG - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) melakukan pemusnahan KTP elektronik (E-KTP) yang sudah invalid dan rusak.

Sekretaris Jendral (Sekjen) Kemendagri, Hadi Prabowo mengatakan, E-KTP yang rusak ini dimusnahkan dengan dibakar.

"Ada sebanyak 1.378.146 keping E-KTP dan blangko yang rusak. Jumlah ini berasal dari E-KTP yang tersimpan di Gudang Kemendagri dari 2011 sampai sekarang (2018)," katanya, di Gudang Kemendagri Semplak BPSDM, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, pada Rabu (19/12/2018).

Ia menambahkan, jumlah E-KTP yang dimusnahkan ini adalah E-KTP yang disimpan dari 2011 sampai sekarang (2018).

E-KTP yang dimusnahkan ini adalah E-KTP rusak atau yang sudah tidak berlaku.

"KTP ini bisa dari yang warga yang berganti domisili, status pekerjaan, tanggal lahir keliru, dan lain-lain. Jumlah E-KTP yang dibakar ini berasal dari seluruh Indonesia," lanjutnya.

Pemusnahan yang dilakukan ini, sesuai dengan perintah yang dikeluarkan Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo dalam surat edaran (SE) pada 13 Desember 2018 terkait pemusnahan E-KTP yang rusak dan invalid.

"Pemusnahan ini harus dilakukan sehingga tidak menimbulkan hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya tercecer atau dipakai oknum tertentu. Bila ke depan ditemukan adanya E-KTP yang tercecer, berarti ada oknum yang tidak melaksanakan apa yang menjadi perintah," tegas Hadi.

Lainnya, Hadi mengungkapkan, pemusnahan E-KTP rusak ini harus dilakukan di seluruh wilayah Indonesia.

Bupati dan walikota di seluruh Indonesia wajib memusnakan E-KTP yang sudah tidak berlaku.

Penulis: Naufal Fauzy
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved