Wanita Tewas di Apartemen

Misteri Kematian Wanita Tanpa Busana Di Kamar Apartemen Terkuak, Pelaku Minta Bayaran Sebelum Kencan

Pelaku berinisial HD (22) berhasil diamankan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (20/12/2018).

Istimewa/Dokumen Polres Metro Jakarta Selatan
Polisi menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP) di kamar Apartemen wanita berinisial SIS (34), yang ditemukan tak bernyawa tanpa busana. 

 TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Misteri tewasnya Sisca Icun Sulastri di dalam kamar apartemennya perlahan mulai terkuak.

Saat ini, polisipun telah mengamankan seorang pria yang diduga kuat tekah membunuh Sisca Icun Sulastri didalam kamar apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta Selatan.

Jasad Sisca Icun Sulastri ditemukan pada Selasa (19/12/2018) petang didalam kamar apartemennya dengan kondisi sudah membengkak.

Terdapat banyak luka di tubuh wanita cantik berusia 34 tahun itu.

Pelaku berinisial HD (22) berhasil diamankan jajaran Polres Metro Jakarta Selatan pada Kamis (20/12/2018).

HD ditangkap sekira pukul 13.00 WIB di kawasan Cilandak, Jakarta Selatan.

HD belakangan diketahui sebagai lelaki panggilan untuk menemani korban berkencan didalam kamar apartemennya.

HD dijanjikan akan dibayar Rp 2 juta oleh koban jika bersedia menemani korban.

"Pelaku HD dan bekerja sebagai cleaning service. Kami tangkap dia di kediamannya," kata Kompol Andi Sinjaya, Kamis (20/12/2018) mengutip Warta Kota.

Wanita yang Tewas di Kamar Apartemen Tubuhnya Penuh Luka

HD (22) Pelaku pembunuh Siska Icun Sulastri digelandang di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018).
HD (22) Pelaku pembunuh Siska Icun Sulastri digelandang di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kamis (20/12/2018). (TribunJakarta/Dwi Putra Kesuma)

Kompol Andi Sinjaya menjelaskan kronologi peristiwa itu berdasarkan pengakuan awal pelaku.

Pada hari Minggu (16/12/2018) pelaku dan korban janjian untuk kencan di tempat dan lokasi kejadian melalui aplikasi chatting.

"Korban sejak pagi hari menghubungi pelaku melalui aplikasi tersebut dan meminta pelaku untuk menemani korban dan menjanjikan uang Rp 2.000.000," terang Kompol Andi.

Berdasarkan keterangan sementara yang diperoleh polisi, pelaku dan korban telah sepakat bertemu pada Minggu (16/12/2018) di kamar korban.

Malahan, sejak pagi hari korban terus menghubungi dan meminta pelaku agar menemaninya, serta menjanjikan uang sebesar Rp 2 juta.

Akhirnya, sekira pukul 17.30 WIB, pelaku tiba di Apartemen Kebagusan City dan menunggu korban menjemputnya di kolam renang.

Korban pun menjemput HD, dan bersama sama naik ke lantai atas kamar apartemen korban.

Fakta Wanita yang Ditemukan Tewas Penuh Luka Benda Tajam di Apartemen Kebagusan City

Cerita Mantan Anggota NII, Banyak Hamil di Luar Nikah Hingga Setor Rp 14 M per Bulan ke Ibu Kota

Setibanya di kamar, korban langsung mengganti pakaiannya dengan baju yang cukup transparan.

Selanjutnya, HD menagih janji uang sebesar Rp 2 juta pada korban.

Namun, korban menolaknya dan meminta pelaku menemani korban terlebih dahulu sambil mengancam akan mengadukan pelaku ke istrinya.

Apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto diambil Rabu (19/12/2018)
Apartemen Kebagusan City, Pasar Minggu, Jakarta Selatan. Foto diambil Rabu (19/12/2018) (Kompas.com/Nursita Sari)

"Korban dan pelaku berdebat, hingga pelaku nekat mengambil pisau untuk mengancam korban," kata Kasat Reskrim Polres Metro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya dikutp TribunnewsBogor.com dari Tribun Jakarta.

Akhirnya, korban dan pelaku pun berebut pisau hingga baju korban tipis yang dipakai korban pun terlepas.

Pelaku menusuk bagian ulu hati, dan pinggang kanan korban sebanyak dua kali.

"Korban masih melawan dan berteriak hingga disekap oleh pelaku menggunakan tangannya, pelaku pun kembali menusuk nadi lengan kiri korban," papar Andi.

Akhirnya, korban pun terlihat sudah tidak memberikan perlawanan dan HD segera pergi membawa dompet dan unit handphone korban serta pisau yang digunakannya untuk menusuk korban.

"Dalam perjalanan pulang, pelaku membuang dompet, pisau, jaket, dan kaosnya, sementara handpjone korban disembunyikan di kuburan sekitar," ujar Andi.

Terungkap Lewat CCTV

Kasat Reskrim Polrestro Jakarta Selatan Kompol Andi Sinjaya mengatakan dari rekaman CCTV, korban dikunjungi tamu pria.

SIS tampak menjemput seorang pria di lobi apartemen kemudian naik ke atas pada Minggu (16/11/2018).

 Kesaksian Korban Selamat Pembunuhan di Papua, Sembunyi di Rawa dan Dengar Rekannya Mohon Tak Dibunuh

 Ditinggal Sang Ibu Salat Tahajud, Bocah 3 Tahun Tewas Dibunuh Ayahnya

Halaman
12
Penulis: Damanhuri
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved