Niat Mau Nangkep, Dua Warga Ini Malah Babak Belur Dikeroyok Maling

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Argo Yuwono menceritakan kedua korban dikeroyok sekelompok maling saat berusaha menangkap

Niat Mau Nangkep, Dua Warga Ini Malah Babak Belur Dikeroyok Maling
Tribunnews.com
Ilustrasi pengeroyokan 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM --  Nasib sial dialami oleh Khadafi Anjas Dwiyantoro dan M Zaenal. Kedua jadi korban pengeroyokan saat berniat membantu menangkap maling yang diketahui bernama Eko Marsudi.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Argo Yuwono menceritakan kedua korban dikeroyok sekelompok maling saat berusaha menangkap bandit pimpinan Eko, di Jalan Re Martadinata Depan Pintu Satu Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Rabu (19/12) lalu, sekira pukul 23.00 WIB.

"Korban dikeroyok oleh Eko Marsudi ce es," ujar Argo saat dikonfirmasi, Kamis (20/12).

Kejadian berawal ketika keduanya yang sedang nongkrong di dekat lokasi kejadian mendengar suara teriakan 'maling'. Mereka pun bergegas membantu untuk menangkap kelompok maling itu.

Kemudian, keduanya berhadapan dan bertemu sekelompok maling itu yang sedang lari terbirit-birit saat dikejar warga. Anjas dan Zaenal pun mencoba menghentikan kelompok malint itu.

Namun sayangnya, jumlah maling itu lebih banyak sehingga keduanya menjadi bulan-bulanan komplotan Eko yang memukul mereka menggunakan tangan kosong hingga senjata tajam.

"Setelah mengeroyok, kemudian para pelaku pergi," katanya.

Akibat kejadian ini, kedua korban mengalami luka-luka. Beberapa bagian tubuh mereka bahkan juga harus dijahit karena diserang sajam. Mereka pun melaporkan hal itu ke Polres Metro Jakarta Utara. Hingga kini, polisi masih memburu Eko Marsudi cs.

Editor: Damanhuri
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved