Jokowi Resmikan Tol Trans Jawa, Politisi Partai Gerindra Sebut sebagai Pencitraan

Riza mengingatkan kalau jalur Tol Trans Jawa merupakan peninggalan dari masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Jokowi Resmikan Tol Trans Jawa, Politisi Partai Gerindra Sebut sebagai Pencitraan
TRIBUNNEWS/SETPRES/AGUS SUPARTO
Presiden Joko Widodo memberikan sambutan usai meresmikan Tol Solo-Ngawi segmen Sragen-Ngawi di Rest Area KM 538, Sragen, Jawa Tengah, Rabu (28/11/2018). Presiden meresmikan tol sepanjang 51 kilometer yang merupakan tahap ketiga dari pengoperasian jalan tol Solo-Ngawi. TRIBUNNEWS/SETPRES/AGUS SUPARTO 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Presiden Joko Widodo telah meresmikan ruas Tol Trans Jawa.

Atas pencapaian tersebut, Partai Gerindra justru menilai semuanya sebagai bagian dari pencitraan.

Politikus Partai Gerindra Ahmad Riza Patria mengatakan, semuanya sebagai pencitraan.

Ia menyebut Jokowi sekedar meresmikan jalan tol yang sebenarnya belum tuntas pembangunannya.

"Meresmikan jalan tol itu harusnya selesai seluruhnya. Sudah banyak jalan tol proyek pemerintah selesai sebagian diresmikan," kata Riza saat ditemui di kawasan Cikini, Jakarta Pusat, Sabtu (22/12/2018).

Riza berpendapat, semua itu sekedar ingin meraih simpatik dari masyarakat.

Bahkan menuding apa yang dilakukan Jokowi sebagai pelanggaran kampanye.

Alasannya, motif dan waktu peresmian tersebut saat waktu kampanye.

Riza mengingatkan kalau jalur Tol Trans Jawa merupakan peninggalan dari masa kepemimpinan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono.

Sedangkan Jokowi hanya meneruskan dan menjadikannya sebagai keberhasilan pembangunan pemerintahannya.

Halaman
12
Editor: Ardhi Sanjaya
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved