Ciptakan 'Bibikost' Mahasiswa IPB Ini Juara I Lomba Business Plan

Bibikost sudah digagas sejak mereka masih tinggal di asrama, tepatnya pada tahun 2017.

Ciptakan 'Bibikost' Mahasiswa IPB Ini Juara I Lomba Business Plan
Humas IPB
Tiga mahasiswa juara 1 dalam ajang lomba Business Plan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB lewat penemuan aplikasi Bibikost. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Mahasiswa tingkat satu Insititut Pertanian Bogor (IPB) wajib tinggal di asrama untuk menjalani Program Pendidikan Kompetensi Umum (PPKU).

Selama tinggal di asrama, banyak mahasiswa yang sudah mulai mencari kos karena masa tinggal di asrama hanya satu tahun.

“Untuk menemukan tempat kos yang cocok,  saya harus ke lokasi langsung dan hal itu saya rasa kurang efektif dan memakan waktu," ujar Stiffen Firdaus Solagrasia, inisiator 'Bibikost', mahasiswa Departemen Agribisnis IPB ini.

Berangkat dari hal tersebut, Stiffen bersama Kharist Hidayat (Departemen Agribisnis), Kautsar Ibrahim Hilmi (Departemen Ilmu Komputer), Nada Widyanto Rizki (Sekolah Bisnis) dan Jasmine Khoirunissa (Departemen Ilmu Komputer) berinisiatif menciptakan Bibikost.

“Bibikost adalah sebuah platform chatbot sehingga pertanyaan mengenai kosan di sekitar IPB dapat otomatis terjawab oleh admin kami. Saat ini Bibikost bisa ditambahkan melalui aplikasi line dan sudah ada lebih kurang 1200 pengguna,” tutur Hilmi yang berperan sebagai chief of technology.

Bibikost sudah mereka gagas sejak mereka masih tinggal di asrama, tepatnya pada tahun 2017.

Menurut Kharist selaku Chief Marketing, awalnya bibikost dipasarkan untuk mahasiswa IPB saja.

Namun, karena banyak sekali permintaan dari perguruan tinggi lain mengenai kemudahan yang ditawarkan oleh bibikost, mereka akan berencana untuk melebarkan sayap ke kampus-kampus lain.

Inovasi ini berhasil mendapatkan Juara I lomba Business Plan Fakultas Ekonomi dan Manajemen IPB dan lomba Busines Plan Cooperative Week yang diselenggarakan oleh Koperasi Mahasiswa Fakultas Ilmu dan Budaya Universitas Indonesia.

 “Lomba merupakan salah satu cara kami mengembangkan bibikost ini. Dengan berlomba, selain dapat menambah kemampuan dan kolega, karya kami semakin familiar di telinga orang awam. Kami harap bibikost dapat menjadi solusi untuk keresahan para anak rantau khususnya dalam mencari kost-kostan,” ujarnya. (*)

Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved