BKKBN Gandeng IPB Sukseskan Making Indonesia 4.0

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama BKKBN dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB serta Fema IPB.

BKKBN Gandeng IPB Sukseskan Making Indonesia 4.0
Humas IPB
Penelitian dan Pengembangan BKKBN, dalam Diseminasi Hasil Penelitian bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Auditorium Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Fakultas Ekologi Manusia (Fema), Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga, Bogor (21/12). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) memandang perlu untuk menyukseskan Making Indonesia 4.0. Di era revolusi industri 4.0 ini, perubahan lingkungan strategis mempengaruhi peran keluarga, masyarakat dan dunia pendidikan dalam mendidik dan menumbuhkan nilai karakter bangsa.

Hal ini disampaikan Prof. Rizal Damanik selaku Deputi Bidang Pelatihan, Penelitian dan Pengembangan BKKBN, dalam Diseminasi Hasil Penelitian bidang Kependudukan, Keluarga Berencana dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) di Auditorium Gizi Masyarakat dan Sumberdaya Keluarga (GMSK), Fakultas Ekologi Manusia (Fema), Kampus Institut Pertanian Bogor (IPB) Dramaga, Bogor (21/12).

Kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama BKKBN dan Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) IPB serta Fema IPB.

Menurut Guru Besar IPB ini, BKKBN dalam pengembangan program penelitian bekerjasama dengan mitra perguruan tinggi di seluruh Indonesia dan salah satunya adalah IPB. IPB sebagai salah satu perguruan tinggi yang sudah melaksanakan penelitian KKBPK ini memang memiliki kewajiban untuk mensosialisasikan hasil penelitiannya bagi kepentingan dan kemaslahatan masyarakat, dalam hal ini yang terpenting keluarga.

“Kerjasama dengan IPB ini terus ditingkatkan karena IPB memiliki departemen-departemen seperti Departemen Gizi Masyarakat, Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen yang berkaitan langsung dengan tupoksi BKKBN. Sehingga dapat bersama-sama meningkatkan keluarga dan masyarakat menumbuhkembangkan pendidikan, kesehaatan dan perkembangan anak,” imbuhnya.

Sementara itu Wakil Kepala LPPM IPB, Bidang Kajian Strategis dan Publikasi Ilmiah, Dr. Eva Anggraini mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan kolaborasi yang baik antara IPB dengan BBKBN untuk melakukan kegiatan diseminasi hasil penelitian. IPB sendiri saat ini sedang mendorong riset dan inovasi IPB 4.0.

Cirinya adalah agromaritim presisi tinggi melalui penggunaan teknologi drone, kecerdasan buatan di hulu sektor pertanian dan kelautan, agroindustri untuk masa depan dan sistem agrologistik digital. Adapun dari segi pengabdian kepada masyarakat, IPB memiliki konsep pengabdian kepada masyarakat 4.0 yang mendorong hilirisasi inovasi-inovasi yang menjadi solusi untuk komunitas, industri, dan pemerintah.

“Arah transformasi Agro-Maritim 4.0 yaitu mewujudkan pemulihan ekosistem agro-maritim, tata kelola baru agro-maritim yang inklusif, berkeadilan, berdayaguna dan mensejahterakan, produksi pangan dan non-pangan yang berkedaulatan, industri agro-maritim yang berdaya saing dan rantai nilai agro-maritim antar wilayah secara berimbang, serta penguatan sumberdaya manusia,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam agromaritim 4.0 aspek sosial harus diperhatikan dan keluarga merupakan satu unit terpenting agar teknologi digital ini tidak berdampak negatif pengaruhnya terhadap perkembangan keluarga khususnya anak. Keluarga adalah wadah pertama dan utama dalam pengasuhan dan mendidik anak dalam menumbuhkan nilai-nilai esensial pembentuk karakter bangsa.

Dalam kegiatan diseminasi hasil penelitian ini, tiga peneliti Departemen Ilmu Keluarga dan Konsumen IPB, Dr. Tin Herawati, Dr. Dwi Hastuti dan Dr. Ir. Lilik Noor Yulianti, serta dosen Departemen Sains Komunikasi dan Pengembangan Masyarakat (SKPM), Dina Nurdinawati, .M.Si.

Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved