Pilpres 2019
Sudjiwo Tedjo Tak Terima Dituduh Kampret oleh Pengikutnya, 'Banyak Juga Twitku yang Bela Pak Jokowi'
Sudjiwo Tedjo tak terima dituduh kampret, sebab ia juga banyak mencuitkan hal yang membela Jokowi
Penulis: Vivi Febrianti | Editor: Damanhuri
Sudjiwo Tedjo Tak Terima Dituduh Kampret oleh Pengikutnya, 'Banyak Juga Twitku yang Bela Pak Jokowi'
TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Budayawan Sudjiwo Tedjo lagi-lagi dituduh memihak salah satu capres oleh pengikutnya di Twitter.
Ini bukan kali pertama, Sudjiwo Tedjo kembali menerangkan kalau dirinya netral pada Pilpres 2019 kali ini.
Namun karena ada cuitannya soal Prabowo Subianto, ia malah dituduh 'kampret' oleh salah satu pengikutnya.
Ia pun tampak tidak terima dengan tudingan tersebut.
Sudjiwo Tedjo lantas membalas cuitan itu dan menjelaskan kalau dirinya juga sering membela Jokowi.
Hal itu berawal dari cuitan Sudjiwo Tedjo soal Prabowo Subianto.
Ia menyorot soal adanya intelektual yang kerap nyinyir terhadap kekeliruan Prabowo Subianto.
Pada cuitannya, Sudjiwo Tedjo mengatakan kalau intelektual itu seharusnya nyinyir juga terhadap kekeliruan Jokowi.
Jangan sampai, kata dia, meski intelektual itu pendukung Jokowi, ia hanya nyinyir pada kekurangan orang lain.
• Sudjiwo Tedjo Minta Tsunami Tak Dikaitkan Dengan Azab, Yang Tampak Meninggal Justru yang Selamat
• Sempat Kritik Jokowi Soal Foto Karya Tompi, Sudjiwo Tedjo Minta Maaf : Ternyata Aku yang Salah
Ia pun menyarankan, pendukung Jokowi lebih baik fokus pada kelebihan jagoannya saja.
"Aku bukan pendukung Pak Prabowo/siapa pun.
Tapi intelektual yg nyinyirin kekeliruan Pak Prabowo bilang Haiti di Afrika, mestinya nyinyirin jg kalau Pak Jokowi keliru ini itu, walau intelektual itu pendukung Pak Jokowi.
Itu baru intelektual. Atau fokus aja pd kelebihan jagoannya," tulisnya.
Cuitan itu rupanya dianggap netizen sebagai dukungan Sudjiwo Tedjo terhadap Prabowo Subianto.
Ia pun mengira Sudjiwo Tedjo sebagai kampret.
"Tak kiro netral, ternyata kampret," tulis akun @soesoesoe.
Tak terima dengan tuduhan tersebut, Sudjiwo Tedjo pun membalasnya dan menegaskan soal kenetralannya di Pilpres 2019 ini.
Ia pun menyebut kalau dirinya juga cukup sering membela Jokowi di cuitannya.
• Sepatu untuk Ahok, Najwa Shihab dan Sudjiwo Tedjo - Bentuknya Sama seperti Punya Jokowi
Sudjiwo Tedjo juga kemudian meminta pengikutnya di Twitter itu untuk melihat lagi cuitannya yang lampau.
"Silakan stalking kalau ada waktu dan mau, berapa banyak juga twitku yg ngebela Pak Jokowi?
Kalau gak ada waktu dan gak mau, gak papa, tapi gak usah nuduh krn kamu kurang data.
Akan terus biasa nuduh dgn data kurang, silakan..
tp secara teori hidupmu kelak akan susah heuheuheu," tulisnya.
Tak hanya itu, ia juga menjelaskan kalau dirinya netral.
Tapi ia tak peduli jika ada beberapa warganet menuduhnya cebong atau kampret.
"Sejatinya ndak papa kau sebut aku cebong/kampret.
Wong Hanuman lahir dari Retno Anjani yg bertapa menjadi cebong.
Dan PakDe Hanuman, Resi Subali, bisa menjadi resi yg Rahvana aja kalah, setelah bertapa menjadi kampret di hutan Sunyapringga.
Hidup cebong! Hidup kampret!," tulisnya.
Minta Maaf ke Jokowi
Budayawan Sudjiwo Tedjo mengkritik foto yang diposting oleh Presiden Jokowi.
Sudjiwo Tedjo mengkritik Jokowi soal nama fotografer pada foto tersebut.
Di akun Twitternya, Jokowi memposting foto keluarga dengan backgroud Istana Bogor.
Pada foto itu, Jokowi berpose bersama sang istri Iriana Jokowi, Gibrang Rakabuming, Selvi Ananda, Jan Ethes, Kahiyang Ayu, Bobby Nasoetion dan Sedah Mirah.
Foto hitam putih itu memperlihatkan keharmonisan keluarga.
Meski, pada foto itu anak bungsu Jokowi, Kaesang Pangarep harus absen karena mengurus bisnis.
Jokowi mengucap syukur telah diberi anak-anak yang mandiri dan tidak perlu lagi bingung akan jadi apa.
Rupanya, foto itu dikritik oleh Sudjiwo Tedjo.
Ia menyarankan Jokowi untuk mencantumkan nama pemotretnya.
Katanya, hal itu baik untuk jadi contoh kepada rakyat untuk menghargai seniman.
Namun, tak lama ia mengklarifikiasi Twitternya.
Rupanya, ia tak melihat ada nama Tompi di kiri bawah foto tersebut.
Sudjiwo Tedjo kemudian meminta maaf dan merevisi cuitannya itu.
Ia pun meminta maaf kepada Jokowi. (TribunnewsBogor.com/Vivi Febrianti)