Gagas Rumah Ramah Lingkungan, Mahasiswa IPB Raih Juara 1 Build Year 2018

Rumangka menawarkan empat sistem ramah lingkungan yaitu sistem green roof, pencahayaan alami, sistem pengolahan air hujan

Gagas Rumah Ramah Lingkungan, Mahasiswa IPB Raih Juara 1 Build Year 2018
Humas IPB
Tiga mahasiswa Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (SIL) Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB), Akhmad Nabil Punggawa, Hilman Ridho Rahman, dan Muh. Irham Sahana mengagas Rumah Ramah Lingkungan (Rumangka). 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Tiga mahasiswa Departemen Teknik Sipil dan Lingkungan (SIL) Fakultas Teknologi Pertanian (Fateta) Institut Pertanian Bogor (IPB), Akhmad Nabil Punggawa, Hilman Ridho Rahman, dan Muh. Irham Sahana mengagas Rumah Ramah Lingkungan (Rumangka).

Rumangka menawarkan empat sistem ramah lingkungan yaitu sistem green roof, pencahayaan alami, sistem pengolahan air hujan, serta pengolahan limbah domestik.

Gagasan Rumangka, Rumah Ramah Lingkungan Sebagai Solusi Konversi Lahan di Kota Bogor ini telah mengantarkan mereka menjadi Juara I dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Nasional (LKTIN) Build Year 2018, yang diadakan oleh Himpunan Mahasiswa Pendidikan Teknik Bangunan (Himapensil) Universitas Negeri Sebelas Maret

“Dalam mengagas Rumangka, kami menerapkan konsep pertanian daerah urban dan mengambil sample Kota Bogor. Sistem green roof ini mengampu pada sistem pertanian urban di atap rumah dengan memanfaatkan rekayasa engineering dan bertemakan Evaporative Cooling. Green roof memiliki delapan lapisan yaitu tanaman, media tanam, membran filter, drainase, membran insulator, membran waterproof dan beton atap,” ujar Irham.

Menggunakan tampungan air hujan, membran insulator digunakan untuk mendinginkan ruangan di bawahnya hingga dapat menurunkan suhu dua derajat pada siang hari dan satu derajat malam hari.

“Untuk budidaya tanamannya kami memakai tanaman buncis, karena merupakan tanaman yang tahan cuaca ekstrem,” terang Irham.

Sistem kedua adalah pencahayaan alami. Sistem ini mengarah pada desain rumah.

Memanfaatkan bukan rumah yang diperbanyak, sehingga dapat menghemat penggunaan lampu. Lampu yang digunakan Rumangka memakai lampu LED.

“Dengan memakai LED bisa menghemat 121 ribu rupiah per bulannya,”ujar Irham.

Sistem ketiga adalah Sistem Pemanenan Air Hujan (SPAH).

Halaman
123
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved