Breaking News:

Tsunami di Banten dan Lampung

Bupati Pandeglang Sebut Kebutuhan Logistik untuk Pengungsi Tsunami Cukup untuk Tujuh Hari ke Depan

Namun, Irna mengaku cemas jika kondisi tanggap darurat ini terus menerus terjadi.

Editor: Ardhi Sanjaya
Tribunnews/Jeprima
Suasana dampak tsunami selat sunda di Desa Sumber Jaya, Kecamatan Sumur, Kabupaten Pandeglang, Banten, Rabu (26/12/2018). Di perkampungan nelayan itu tampak rumah-rumah penduduk hancur dan perahu-perahu nelayan pun berserakan di segala penjuru. 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM -- Bupati Pandeglang, Irna Narulita memastikan kebutuhan logistik untuk pengungsi tsunami Selat Sunda di wilayah Kabupaten Pandeglang, Banten cukup untuk tujuh hari ke depan.

Hal itu disampaikan Irna kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolosaat keduanya bertemu di Kantor Pemkab Pandeglang, Jumat (28/12/2018).

“Kebutuhan logistik cukup sampai tujuh hari ke depan,” ungkap Irna.

Istri dari mantan Wakil Ketua MPR RI Achmad Dimyati Natakusumah itu mencontohkan untuk persediaan beras masih ada 100 ton.

Menurutnya hingga hari keenam pasca-tsunami pihaknya baru menyalurkan 10 ton beras kepada pengungsi guna kebutuhan 

 
“Apalagi provinsi memiliki cadangan 200 ton,” imbuhnya.

 
Namun, Irna mengaku cemas jika kondisi tanggap darurat ini terus menerus terjadi.

Apalagi melihat ancaman erupsi anak Gunung Krakatau yang telah mencapai status Siaga Level III, di mana erupsi sebelumnya diduga kuat menyebabkan tsunami di pantai barat Banten.

“Kalau status ini diperpanjang kami mohon sekali bantuan dari pusat,” katanya.

Irna sendiri mengaku hingga hari ini ada hampir 29 ribu pengungsi di wilayah Pandeglang.

Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved