Pengemis Kerap Berkumpul di Masjid Raya Bogor Usai Salat Jamat, Jamaah Merasa Tak Terganggu

setiap akan dilaksanakan salat Jumat, akan banyak pengemis dan pedagang yang datang ke Masjid Raya Bogor.

Pengemis Kerap Berkumpul di Masjid Raya Bogor Usai Salat Jamat, Jamaah Merasa Tak Terganggu
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Pengemis di Masjid Raya Bogor memenuhi area masjid usai Salat Jumat 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Sachril Agustin Berutu

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, BOGOR TIMUR - Pengemis dan pedagang kerap memenuhi sekitaran Masjid Raya Bogor, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Pantauan TribunnewsBogor.com, Jumat (28/12/2018), banyak pengemis dan pedagang di sekitaran masjid saat akan dilaksanakannya salat jumat.

Banyak dari pengemis yang membawa anak kecil untuk meminta belas kasih pengunjung yang akan melaksanakan ibadah salat jumat dengan duduk di pembatas jalan.

Sementara pedagang, banyak yang berjualan di depan masjid.

Wakil Sekretaris Dewan Kemakmuran Masjid (DKM), Badri mengatakan, keberadaan pengemis dan pedagang di Masjid Raya Bogor tidak menggangu jemaah yang akan melaksanakan ibadah.

"Sampai hari ini, belum ada jamaah yang komplain atau risih dari keberadaan pengemis dan pedagang di Masjid Raya Bogor," katanya, di Masjid Raya Bogor, Jumat (28/12/2018).

Ia menambahkan, setiap akan dilaksanakan salat Jumat, akan banyak pengemis dan pedagang yang datang ke Masjid Raya Bogor.

Mereka, dikatakan Badri, selalu rutin datang ke masjid.

Hal ini dikarenakan saat akan dilaksanakan salat Jumat, jumlah jamaah yang datang ke Masjid Raya Bogor sangat banyak.

"Pengemis yang ada pun paham untuk tidak sampai masuk melewati ke gerbang ketika meminta rezeki. Jamaah yang datang tidak pernah merasa ada yang terganggu," jelasnya.

Sementara untuk pedagang, dikatakan Badri, pihak masjid tidak akan melarang pedagang yang berjualan di depan gerbang masjid.

Sebab, sambungnya, pemberian pelarangan itu adalah wewenang Pemerintah Kota Bogor, dalam hal ini Satpol PP.

"Para jamaah juga tidak pernah ada yang mengeluh ketika ada pedagang. Tidak ada yang mengatakan mengganggu aktivitas, sulit berjalan kaki di masjid, dan lain-lain. Malah justru terbantu kata mereka, karena pedagang yang ada menjual makanan dan banyak jemaah yang bisa makan dulu sebelum salat jumat," terang Badri.

Penulis: Sachril Agustin Berutu
Editor: Yudhi Maulana Aditama
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved