Soal Dugaan Ada Mafia Pengaturan Sepak Bola di Indonesia, Maruf Amin Ungkap Kekecewaan

Seharusnya, kata Maruf Amin, insan sepakbola membangun prestasi dan menjadi bisnis seperti di Benua Amerika Latin dan Eropa.

Soal Dugaan Ada Mafia Pengaturan Sepak Bola di Indonesia, Maruf Amin Ungkap Kekecewaan
TribunnewsBogor.com/Sachril Agustin Berutu
Calon Wakil Presiden (Cawapres) Nomor Urut 01, Maruf Amin saat berkunjung ke Bogor, Senin (24/12/2018) 

TRIBUNNEWSBOGOR.COM - Calon wakil presiden nomor urut 01 Maruf Amin kecewa dengan adanya dugaan pengaturan skor di sepakbola Indonesia.

"Wah mengecewakan betul kalau pengaturan skor itu benar-benar terjadi. Tidak akan maju sepakbola nasional kita kalau benar terjadi pengaturan skor," kata Ma'ruf dalam keterangan tertulisnya, Jumat (28/12/2018).

Maruf Amin mengaku prihatin dan kecewa karena dunia sepakbola tidak semestinya dijadikan alat judi.

Seharusnya, kata Maruf Amin, insan sepakbola membangun prestasi dan menjadi bisnis seperti di Benua Amerika Latin dan Eropa.

"Kalau kita amati di Amerika Latin dan Eropa selain mengejar prestasi, sepakbola juga menjadi bisnis yang tanpa merusak mutu permainan," kata Ma'ruf yang mengaku menggemari sepak bola sejak dulu.

Maruf Amin mengajak semua pihak mengambil hikmah dari terjadinya dugaan pengaturan skor di sepakbola nasional ini.

Ia meminta dan mengajak semua pihak untuk kembali memikirkan mengharumkan sepakbola Indonesia yang berprestasi.

"Harapan saya jangan ada lagi pengaturan skor. Kalau bisa sepakbola Indonesia dimulai dengan pemilihan pemain berbakat secara baik. Ditambah dengan pelatih yang pintar dan berkualitas yang bisa memberikan metode pelatihan bola yang baik. Mari jadikan sepakbola Indonesia menarik," kata Maruf Amin yang di saat mudanya mengaku suka bermain bola di posisi striker.

Soal Pengusutan Kasus Mafia Pengaturan Skor, PSSI Semarang Dukung Langkah Kepolisian

Tim Satuan Tugas Antimafia Bola yang dibentuk oleh Polri dan Polda Metro Jaya sebelumnya mengumumkan ada tiga tersangka kasus dugaan pengaturan skor di Liga 3 Indonesia.

Salah satu dari tiga tersangka itu ialah pengurus aktif Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia, Johar Lin Eng.

Johar tercatat sebagai anggota Komite Eksekutif PSSI sekaligus Ketua Asosiasi Provinsi PSSI Jawa Tengah.

Selain Johar Lin Eng, Satgas juga menetapkan dua tersangka lainnya, yaitu Priyanto dan Anik.
Ketiganya kini sudah diamankan polisi.

"(Status) tersangka sudah. Sudah kami tangkap berarti sudah tersangka," kata Ketua Tim Media Satgas Antimafia Bola Kombes Argo Yuwono kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Kamis (27/12/2018).

Diduga Terlibat Skandal Pengaturan Skor, Mbah Putih Dinonaktifkan dari PSSI

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ma'ruf Amin Kecewa Ada Dugaan Pengaturan Skor di Sepakbola Indonesia",
Penulis : Ihsanuddin
Editor : Diamanty Meiliana

Editor: khairunnisa
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved