Tsunami di Banten dan Lampung

Ifan Seventeen Masih Takut Pulang ke Jakarta dan Merinding Dengar Suara Ambulans

Sejak jenazah Dylan Sahara dimakamkan di kampung halamannya di Ponorogo pada Selasa (25/12/2018), Ifan masih tetap berada di sana.

kolase instagram @ifanseventeen/facebook Surya.co.id
Ifan Seventeen saat berada di pemakaman Dylan Sahara 

Ifan mengaku enggan kembali ke Jakarta karena takut kesedihannya akan kembali menguat.

Rumah yang ia tinggali bersama  Dylan Sahara dulu terlalu banyak menyimpan kenangan tentang mereka.

Tak bisa dipungkiri, hal itu bisa melemahkan ketegaran Ifan lantaran tak kuasa menahan rindu pada Dylan.

Ifan Seventeen Bongkar 3 Penyelamatnya: Kotak Hitam Penyambung Nyawa Saat Terkatung 2 Jam di Lautan

Pasha Ungu Ngajak Duet Nyanyi Lagu Kemarin, Ifan Seventeen: Aku Gak Tahu Kapan Bisa Nyanyi Lagi

"Ya karena di sana kenangan sama istriku kan semua di sana. Jadi aku takut semakin masuk gitu, karena mentalku sebenarnya memang belum kuat. Belum kuat buat pulang ke Jakarta," lanjutnya.

Kehilangan banyak orang terdekat membuat mental Ifan pascabencana tsunami Banten terguncang.

Bahkan, Ifan pun mengaku belum punya pandangan tentang langkahnya ke depan termasuk karier dan pekerjaan.

Ifan juga mengaku berat untuk kembali berkarya karena terus teringat almarhum rekan-rekannya.

"Buat pulang ke Jakarta aja aku belum tahu kapan. Apalagi buat melakukan apa gitu dari kemarin sempat ada teman yang nanya, manggung lagi ya.. Cuma berat mesti," tutur Ifan dengan eksresi wajah sedih.

Hanya dalam hitungan menit, hidup Ifan berubah total dan semua terasa begitu cepat saat tsunami menghantam tubuhnya.

"Aku enggak pernah membayangkan manggung terus kena tsunami, di atas panggung gitu. Jadi otakku enggak merespon dengan baik, ada apa gitu otakku enggak nyampe. Jadi pikirku waktu itu cuma 2, ini ( tsunami) kiamat atau mimpi," kata Ifan lagi.

Ifan masih terus merinding jika ingat kejadian itu sampai sekarang ini.

Ifan juga masih merindung mendengar suara sirine ambulans serta saat melihat panggung.

"Mungkin aku trauma, tapi begitulah. Aku merinding kalau dengar ambulans. Apalagi kalau lihat panggung, kalau aku lihat panggung tidak berani. Aku harus naik panggung, pegnag mic dan aku lihat tidak ada saudaraku di sampingku, aku tidak berani," ucapnya seperti dilansir dari TribunSeleb.

Selama tiga hari berada di lokasi dan ikut mencari jenazah istrinya, Ifan terus mendengar sirine ambulans.

Itu yang membuat dia merasa ngeri kalau harus mendengar suara sirine ambulans.

"Mungkin ini bentuk penolakan badanku terhadap hal-hal yang tidak menyenangkan," pungkasnya.

(Artikel ini telah tayang di Tribunjakarta.com dengan judul Ifan Seventeen Takut Pulang ke Jakarta dan Merinding Dengar Suara Ambulans, Begini Penjelasannya,)

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved