Jelang Tahun Baru, Ribuan Miras Digilas, Kapolres Ingatkan Warga Jangan Main Hakim Sendiri

Jelang Tahun Baru, ribuan botol miras dimusnahkan dengan cara digilas Polres Bogor, Sabtu (29/12/2018).

Jelang Tahun Baru, Ribuan Miras Digilas, Kapolres Ingatkan Warga Jangan Main Hakim Sendiri
TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho
Polres Bogor memusnahkan ribuan botol miras berbagai merek, Sabtu (29/12/2018). 

Laporan Wartawan TribunnewsBogor.com, Lingga Arvian Nugroho

TRIBUNNEWSBOGOR.COM, CIBINONG - Ribuan botol minuman keras (miras) berbagai merek dimusnahkan dengan cara digilas di Mapolres Bogor, Sabtu (29/12/2018).

Kapolres Bogor AKBP AM Dicky mengatakan bahwa ribuan botol miras ilegal tersebut merupakan hasil operasi pihak kepolisian diwilayah hukum Polres Bogor selama delapan hari.

Selain minuman keras polisi juga memusnahkan ribuan petasan.

"Iya ini dalam rangka salah satu antisipasi keamanan dan ketertiban pada malam tahun baru salah satunya  yang kami lakukan adalah melalui upaya progresif prefentif maupun proaktif terhadap potensi potensi gangguan salah  satu potensi gangguan yang ada itu adalah minuman keras dan petasan ini salah satu penyebab daripada gangguan keamanan yang diakibatkan oleh petasan dan minuman keras," katanya disela-sela kegiatan pemusnahan miras dan petasan.

Dicky menjelaskan jumlah miras yang dimunaskan sekitar 3 ribu botol ditambah 40 jerigen miras oplosan dan 279 plastik miras oplosan.

AKBP Dicky menjelaskan bahwa dari operasi tersebut pihaknya hanya menindak penjual miras.

"Iya ini hasil operasi dari wilayah Bogor, kebetulan pembuatnya bukan di Bogor produsennya bukan di Bogor," katanya.

Ia berpesan, masyarakat untuk turut andil memberantas peredaran minuman keras ilegal dengan melaporkan segala bentuk prosuksi dan diatribusi penjualan miras.

Ribuan miras berbagai merek dimusnakah Polres Bogor, Sabtu (29/12/2018).
Ribuan miras berbagai merek dimusnakah Polres Bogor, Sabtu (29/12/2018). (TribunnewsBogor.com/Lingga Arvian Nugroho)

"Pesannya kepada masyarakat adalah bahwa kita melarang dengan tegas minuman keras, bukan tidak mungkin minuman keras dan petasan masih ada di masyarakat kita tidak segan untuk melakukan penindakan, untuk masyarakat yang mengetahui adanya minuman keras silahkan sampaikan ke pihak kepolisian terdekat atau aparat terdekat bisa kecamatan desa koramil babinsa babinkamtibmas," katanya.

Meski demikian Ia meminta masyarakat tidak main hakim sendiri.

"Silahkan laporkan saja nanti kita tindak tegas yang penting jangan main hakim sendiri nanti merugikan anda sekalian, mudah-mudahan situasi keamanan aman dan tidak ada gangguan sekali," ujarnya.(*)

Penulis: Lingga Arvian Nugroho
Editor: Soewidia Henaldi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved